Lurah Pluit akan Panggil Penjual Nasi Uduk Aceh yang Diduga Dendeng Babi

Lurah Pluit akan Panggil Penjual Nasi Uduk Aceh yang Diduga Dendeng Babi

Peristiwa.co, Jakarta - 

Setelah heboh nasi Padang dengan lauk rendang babi, ada juga warung nasi gurih Aceh yang menawarkan lauk babi. Mulai dari dendeng babi hingga sate babi.


Setelah sempat heboh beberapa hari ini gerai nasi yang menawarkan lauk yang bermenu dari olahan daging babi, menu yang berbahan babi tersebut berasal dari daerah yang mayoritas berpenduduk muslim sehingga menimbulkan reaksi dari berbagai kalangan tak terkecuali dari Pemerintah Aceh.


Kelurahan Pluit akan memanggil penjual nasi uduk “Aceh” 77 di Muara Karang, Jakarta Utara, karena diduga menyediakan menu dendeng babi atau non-halal.

“Kita akan panggil penjualnya supaya mencopot lebel nama Aceh. Karena Aceh dikenal daerah Serambi Mekkah,” kata Lurah Pluit Sumarno SE didampingi Kasubbid Hubungan Antar Lembaga dan Masyarakat, Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) Ir Cut Putri Alyanur saat berkunjung ke Kantor Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu, 15 Juni 2022.

Setelah melakukan pertemuan itu, Sumarno langsung memerintahkan Kasi Pemerintahan kelurahan Pluit, Bakar Usman S.ip untuk mendampingi tim BPPA menuju lokasi gerai nasi uduk di kawasan Muara Karang.

Namun setiba di lokasi, tidak ada lagi stiker bertuliskan “Nasi Uduk 77 Aceh”, sudah berganti hanya dengan label “Nasi Uduk 77” disertai tulisan Non-Halal.

Pun demikian, pihak kelurahan akan tetap mengawal gerai nasi uduk tersebut, agar tidak memasang lagi nama Aceh.

“Kita tetap akan mengawasi warung tersebut,” kata Bakar Usman usai melihat gerai nasi uduk 77 didampingi tim Satpol PP setempat.

Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) Almuniza Kamal S.STP, M.Si, mengetahui adanya penjual Nasi Uduk “Aceh” 77 yang menyediakan menu Non-Halal setelah viral di media sosial.

“Kemudian pak Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengarahkan kita untuk mengecek langsung keberadaan warung nasi uduk tersebut,” katanya.

Ia menyebutkan, para penjual itu boleh-boleh saja menjual nasi uduk dengan menu “dendeng babi” asal tidak menerakan nama Aceh. Karena Aceh merupakan daerah yang penduduknya mayoritas muslim serta menerapkan syariat Islam. Apalagi, semua kuliner yang berasal dari Aceh merupakan produk Halal yang bisa disantap oleh kalangan luas.

“Kita berharap tidak ada lagi para penjual yang menyajikan menu non-halal, namun menerakan embel-embel nama Aceh,” sebutnya.

Diketahui, baru-baru ini media sosial diramaikan dengan munculnya nasi uduk Aceh dengan menu dendeng babi. Awalnya, seorang pengguna Facebook Muhammad Raji Firdana membagikan pengalaman serupa ketika ingin bersantap nasi uduk atau nasi gurih.

“Kebetulan lagi hits nasi padang rendang babi, saya mau cerita sedikit tentang pengalaman pribadi dan keluarga waktu nyari sarapan pagi di tempat langganan kita,” tulisnya.

Sebelumnya, ia ingin makan di gerai Nasi Gurih Pak Zul Jakarta. Namun sayang, saat itu gerainya tutup sehingga ia pun langsung memutuskan untuk mencari gerai makan lainnya.

Kemudian, ia menemukan warung nasi uduk bernama Nasi Uduk Aceh 77 yang rupanya menjual lauk berbahan dasar daging babi. Lokasinya ada di kawasan Muara Karang, Jakarta Utara.

Awalnya ia tak merasa curiga, sebab dengan label nama ‘Aceh’ ia yakin bahwa makanannya halal. Kecurigaan mulai timbul ketika ia melihat penampilan dendeng yang ditawarkan.

“Tapi pas ngeliat dendengnya punya warna yang unik dan beda dengan dendeng yang biasa kita lihat di Aceh. Kita tanya awalnya gak dijawab, malah pelanggan di situ yang jawab,” lanjutnya.

Ternyata benar saja, dendeng yang dijual di sana merupakan non halal, karena berbahan dasar babi. Selain dendeng babi juga ada sate babi. Mengetahui itu, ia dan keluarganya langsung mengurungkan niat untuk makan di sana.


Bleme Body Lotion Ramaikan Produk Kecantikan Indonesia

Kecantikan merupakan sesuatu yang amat sangat melekat bagi kaum wanita.Cantik itu sendiri didefinisikan sebagai suatu yang indah dan menarik.Saat ini kriteria cantik seorang wanita salah satunya adalah memiliki penampilan yang menarik; kulit yang cerah, bersih dan wangi.

Banyak produk perawatan tubuh yang menjanjikan kulit cerah tapi hasilnya tidak langsung terlihat. Dari banyaknya iklan mengenai kecantikan inilah yang kemudian membuat kaum wanita berlomba-lomba untuk menjadi cantik yang sempurna. 

CV. SIGERINDO JAYA MEDIA merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang kecantikan dan memperoleh penghargaan nasional sebagai TOP VIP CUSTOMER 2021. Produk yang dipasakan tidak hanya diminati oleh masyarakat dalam negeri saja, namun hingga ke manca negara. 

Hal ini kemudian menjadi motivasi bagi CV. SIGERINDO JAYA MEDIA dalam menghadirkan BLEME BODY LOTION.Kehadiran BLEME ini bertujuan untuk menunjang penampilan tubuh menjadi lebih baik, dengan mengusung konsep instant brightening yang dapat memberikan bukti kulit terlihat cerah seketika secara nyata. 

Meski demikian, kandungan produknya terbuat dari bahan yang baik untuk digunakan dan produk telah teregistrasi di Badan POM.

“Dengan penghargaan yang telah diperoleh dalam waktu hampir mendekati satu dekade, tentunya ini menjadi bukti kualitas dan konsistensi kami (CV. SIGERINDO JAYA MEDIA) dalam dunia industri kecantikan” ucap Mocca Antoni Wijaya selaku Founder Brand BLEME BODY LOTION. 

Pemilik akun Instagram @mocca_antoni ini juga berkomitmen akan terus berinovasi dan melebarkan sayapnya dengan meluncurkan produk berkualitas tinggi dan membuat inovasi baru dalam bisnis dengan impian dapat memperbaiki kehidupan dan memberi manfaat yang baik kepada masyarakat di Indonesia.

BLEME Body Lotion juga memiliki beberapa akun resmi yang dapat memudahkan konsumen untuk mencari informasi mengenai Bleme di social media, seperti Instagram official dengan username@bleme_id, di akun Facebook yaitu Bleme Cosmetic, dan akun official TIKTOK dengan username @bleme_official, serta memiliki toko online di SHOPEE dengan username Blemelotionuntuk memudahkan para kaum milenial saat ini untuk mendapatkan Blememelalui online.

Berbagai Manfaat Collagen untuk Kecantikan Kulit

Berbagai Manfaat Collagen untuk Kecantikan Kulit

Peristiwa.co - Collagen adalah sejenis protein yang berperan penting dalam membangun dan menopang banyak jaringan di tubuh, mulai dari tulang, kulit, rambut, mata, hingga sistem pencernaan. Beberapa tahun belakangan, suplemen dari protein ini menjadi populer karena mampu membuat kulit tetap kencang dan memberi tampilan seseorang untuk awet muda. Selain itu, ada banyak jenis collagen yang dapat dikonsumsi dalam bentuk bubuk atau kapsul.

Memang, mengonsumsi bubuk atau kapsul collagen dapat memberi manfaat dari dalam ke luar tubuh untuk membentengi dan memperkuat lapisan dermal kulit. Dengan begitu, kulit kamu dapat menjadi terlihat muda dan bersinar. Faktanya, masih banyak manfaat collagen pada kulit yang perlu diketahui semua wanita saat dikonsumsi secara teratur.

Nah, berikut beberapa manfaatnya yang Redaksi Rangkum dari halodoc.com

1. Menghaluskan Kulit dan Mengurangi Kerutan

menghaluskan kulit

Manfaat collagen yang pertama adalah mampu menghaluskan kulit dan mengurangi kerutan. Hal ini karena kolagen adalah komponen penting pada lapisan dermis di dalam kulit, sehingga mencukupi kebutuhan protein ini sangat baik agar kulit tetap halus. Selain itu, collagen memiliki efek anti-penuaan yang mampu mengencangkan kulit dengan cara yang tepat. Dengan begitu, kerutan di wajah berkurang dan membuat terlihat lebih muda.

2. Meningkatkan Elastisitas Kulit

elasatisitas kulit

Meningkatkan elastisitas kulit juga termasuk salah satu manfaat collagen saat dikonsumsi secara rutin. Saat bertambah tua, adanya penurunan pada jumlah kolagen yang membuat kulit kendur. Dengan menambahkan collagen pada rutinitas perawatan kulit, elastisitas pada kulit dapat meningkat karena kandungan peptida kolagen dapat mencegah kekenduran dan peregangan secara permanen.

3. Meningkatkan Hidrasi Kulit

hidrasi kulit

Collagen juga dapat meningkatkan hidrasi pada kulit yang membuatnya lembut saat disentuh. Sebuah penelitian telah dilakukan jika protein ini sangat bermanfaat untuk mengatasi kulit kering. Memang, kulit kering tidak berbahaya di awal, tetapi masalah ini dapat menyebabkan aktivasi eksim, seperti kulit pecah-pecah, peradangan, kemerahan, dan gatal. Mengonsumsi banyak air dan kolagen dapat membantu kulit menjaga kelembapannya.

4. Mengurangi Selulit

Mengurangi Selulit

Collagen juga dapat memberi manfaat untuk menghaluskan selulit dengan memperkuat lapisan dermis. Faktanya, selulit lebih terlihat saat kulit menipis, meregang, atau mengendur akibat penuaan. Dengan konsumsi kolagen, peningkatan elastisitas dan ketebalan kulit dapat dirasakan, sehingga perkembangan selulit dapat dicegah.

5. Mengatasi Luka Bekas Jerawat

Mengatasi luka bekas jerawat

Jerawat rentan menimbulkan bekas luka saat sembuh. Faktanya, bekas jerawat disebabkan oleh kerusakan kolagen pada kulit. Maka dari itu, mengonsumsi collagen dapat bermanfaat untuk memperbaiki jaringan yang dapat menyembuhkan bekas jerawat. Nah, hal ini juga dapat kamu lakukan untuk atasi stretch mark dan bahkan mencegahnya sebelum terjadi.

Nah, itulah beberapa manfaat collagen untuk kulit yang bisa kamu dapatkan saat menggunakannya secara rutin. Untuk hasil yang lebih maksimal, ada baiknya disertai dengan berolahraga secara rutin dan mengonsumsi makanan yang sehat. Dengan begitu, bukan hanya kulit mulus dan cantik yang didapat, tetapi juga tubuh yang sehat secara keseluruhan.

Nah sudah tahukan apa saja manfaat Collagen untuk tubuh kalian mungkin beberapa teman sedang mencari produk yang mengandung Collagen nih Redaksi kasih aja dimana kalian bisa membeli Produk Collagen klik aja link dibawah ini order Produk Collagen



Sumber : halodoc.com

Miss Universe 2021 di Israel, Indonesia dan 5 Negara Ini Tak Ikut Jadi Peserta

Miss Universe 2021 di Israel, Indonesia dan 5 Negara Ini Tak Ikut Jadi Peserta

Jakarta - Grand final Miss Universe 2021 akan digelar di Israel pada 12 Desember 2021. Termasuk Indonesia, deretan negara-negara ini memutuskan tak ikut kompetisi Miss Universe 2021.

Keputusan Indonesia tak mengirimkan wakilnya ke ajang Miss Universe 2021 ini disampaikan oleh Yayasan Puteri Indonesia selaku pemegang lisensi Puteri Indonesia. Setiap tahunnya YPI mengirimkan pemenang Puteri Indonesia ke ajang Miss Universe.

Pengumuman yang disampaikan dalam bahasa Inggris itu menyebutkan bahwa Yayasan Puteri Indonesia (YPI) dengan berat hati tak bisa ikut serta dalam Miss Universe 2021. Penyebabnya di antaranya adalah terlalu singkatnya persiapan untuk mengirimkan Puteri Indonesia ke Miss Universe 2021.

YPI sendiri saat ini masih menggelar pemilihan Puteri Indonesia 2022 di berbagai daerah di Tanah Air. Sederet wilayah yang belum mendapatkan perwakilan untuk mengikuti final Puteri Indonesia 2022 di antaranya adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kep.Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Bali, dan masih banyak lagi. Grand final Puteri Indonesia 2022 baru akan digelar pada awal tahun 2022.


Selain alasan terlalu pendeknya waktu persiapan, alasan lainnya Indonesia tak ikut serta Miss Universe 2021 di Israel adalah karena pandemi Corona. Adanya aturan perjalanan terkait pandemi COVID-19 membuat YPI memutuskan tak mengirimkan Puteri Indonesia 2019 ke Israel.

Negara Lain yang Tak Ikut Miss Universe 2021 di Israel
Alasan pandemi Corona juga disampaikan pihak Malaysia yang tak mengirimkan wakilnya ke Miss Universe 2021 di Israel. Dalam pernyataan resmi Organisasi Miss Universe Malaysia mengungkapkan bahwa mereka tak mengirimkan wakil ke ajang Miss Universe 2021 karena mereka tidak menggelar kompetisi kecantikan tersebut alias tidak memiliki pemenang untuk dikirimkan ke Miss Universe di tahun ini karena tingginya kasus Corona.

Hal serupa disampaikan pihak penyelenggara Miss Universe Barbados. Barbados juga tidak akan mengikuti Miss Universe di Israel karena alasan masih tingginya penyebaran virus COVID-19.

"Kami tidak akan memiliki delegasi di Miss Universe, Desember ini," demikian pernyataan resmi dari yang dirilis Miss Universe Barbados melalui akun Instagramnya pada September 2021.

Negara lainnya yang juga tak akan menjadi peserta Miss Universe 2021 di Israel adalah Belize, Rusia dan Uruguay. Ketiga negara tersebut juga menjadikan pandemi COVID-19 sebagai alasan tidak bisa berpartisipasi di Miss Universe 2021 yang memasuki tahun penyelenggaraan ke-70.(detik)

Menparekraf Dorong Desa Wisata Nusa Aceh Besar Untuk dikembangkan Lagi

Menparekraf Dorong Desa Wisata Nusa Aceh Besar Untuk dikembangkan Lagi

Masyarakat Gampong Wisata Nusa membuat kriya menggunakan sampah daur ulang (layak guna) yang menghasilkan berbagai produk kerajinan tangan. (Dok. Kemenparekraf/Baparekraf)

Peristiwa.co, Aceh Besar - Selain wisata alam dan budaya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendorong pengembangan wisata edukasi mengenai kebencanaan di Desa Wisata Nusa di Aceh Besar.

Desa Wisata Nusa yang terletak di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, dibangun oleh masyarakat pascabencana tsunami secara swadaya.

“Desa wisata ini luar biasa, karena begitu memiliki daya tarik wisata alam yang memikat, dengan keindahan Bukit Barisan. Tapi selain dari pada potensi alam dan seni budaya, desa ini sangat potensial untuk pengembangan wisata edukasi tentang kebencanaan,” ujar Menparekraf Sandiaga, saat melakukan visitasi 50 besar desa wisata terbaik Indonesia, di Desa Wisata Nusa, Aceh Besar, Rabu 20 Oktober 2021.

Menparekraf Sandiaga akan menyusun program wisata edukasi mengenai kebencanaan ini bersama dengan Prof. Azril Azhari dan Prof. Fatma Lestari dengan melibatkan Bupati Aceh Besar beserta jajarannya.

Menparekraf juga ingin menggandeng BMKG, dunia usaha internasional yakni Rinkai Disaster Prevention Park Jepang, serta institusi pendidikan dalam proses pengembangannya.

“Dari 50 desa wisata yang masuk ke dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia, ini merupakan desa pertama yang kita canangkan yang mengangkat wisata edukasi tentang pemahaman kebencaan. Dan Aceh ini memiliki history tentang tsunami pada tahun 2004. Kita ingin belajar dari apa yang terjadi dan kearifan lokal yang bisa kita edukasikan. Khususnya kepada para pelajar,” ujarnya.

Turut mendampingi Menparekraf, Bupati Aceh Besar, Mawardi; Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf, Indra Ni Tua; serta Kepala Desa Nusa, Yasin.

Keberadaan Desa Wisata Nusa yang didirikan pada tahun 2010 ini sudah cukup lama dikenal. Tidak hanya dikenal di kalangan wisatawan nusantara, tetapi juga wisatawan mancanegara yang mayoritas berasal dari Malaysia, Thailand, dan juga Singapura. Hal ini dikarenakan, desa yang terletak di kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh ini terus mengembangkan wisata berbasis masyarakat.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, sekaligus menjaga lingkungan sekitar. Oleh karenanya, masyarakat desa terus mengembangkan potensi lokal yang dimiliki, kemudian diramu menjadi berbagai atraksi wisata menarik. Sehinga perpaduan antara alam dan budaya yang sangat kental dapat dihadirkan.

“Ini adalah tren baru pariwisata kita, bahwa pariwisata berbasis komunitas, pariwisata yang membuka lapangan kerja untuk masyarakat, dan terbuka peluang untuk pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan,” kata Sandiaga.

"Karena selama ini fokus kita kuantitas, dan wisatawan mancanegara selalu jadi andalan. Padahal kita punta wisatawan nusantara yang ingin merasakan bagaimana eloknya pemandangan Bukit Barisan, dan merasakan bagaimana rasanya berkemah dan mencicipi kuliner lokal di sini,” lanjutnya.

Untuk sampai ke Desa Wisata Nusa, wisatawan hanya perlu menempuh jarak sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Banda Aceh.

Wisatawan yang berkunjung ke Desa Wisata Nusa akan disuguhkan dengan pemandangan hamparan sawah-sawah hijau, serta sungai yang cantik dengan latar Bukit Barisan. Keindahan alam Desa Wisata Nusa layaknya lukisan, karena begitu memanjakan mata.

Berbagai aktivitas pun dapat dilakukan di desa ini, seperti berkemah, ikut kelas memasak, serta memancing.

Potensi lokal Desa Wisata Nusa juga dilengkapi dengan seni dan budaya seperti Tari Seudati, Tarian Rapai Geleng, Tarian Ranup Lampuan, serta Tarian Ratoh Duek.

Sementara, untuk produk ekonomi kreatifnya, Desa Wisata Nusa memiliki produk kuliner keripik oen temuru, yang merupakan olahan keripik berbahan dasar daun kari yang biasa digunakan sebagai campuran dari kuliner ayam tangkap Aceh. Selain itu, ada kuah beulangon, olahan keripik dari pisang, madu, kembang goyang, timphan asoe kaya, seupet kue, kekarah, dan emping melinjo.

Pada subsektor kriya, masyarakat Gampong Wisata Nusa menghasilkan produk yang bahan dasarnya diolah dari sampah layak guna. Sampah didaur ulang menjadi kerajinan tangan berupa kotak tisu, kotak pensil, bunga, vas bunga, dan hiasan rumah. Selain itu, masyarakat juga membuat keranjang dari rotan, olahan dari tumbuhan bilih dan kelapa.

Untuk subsektor fesyen, terdapat tenun khas Kabupaten Aceh Besar. Olahan sampah juga dimanfaatkan masyarakat untuk membuat tas dan topi.

Bagi wisatawan yang ingin menginap, Desa Wisata Nusa memiliki 42 homestay. Sebagian besar merupakan rumah panggung kayu tradisional dengan balutan warna-warni ornamen yang dibangun masyarakat secara swadaya.

Akan tetapi, homestay di Desa Wisata Nusa masih ada keterbatasan dalam hal seprai, sarung bantal dan guling, serta handuk yang belum mememenuhi standar internasional, yakni berwarna putih. Untuk itu, Menparekraf memberikan kelengkapan beding tersebut kepada pihak pengelola Desa Wisata Nusa, yang diwakili oleh Ny. Rubama.

"Mohon dijaga dalam kondisi yang baik, sarung bantal harus berwarna putih. Karena memang homestay itu standarnya putih agar terlihat kebersihannya,” pesan Menparekraf.

Dalam kesempatan itu, Ny. Rubama menyampaikan terima kasih atas  perhatian Menparekraf kepada masyarakat Desa Nusa dalam membantu mengembangkan homestay berstandar internasional.K

"kami membangun desa ini membutuhkan proses yang sangat panjang. Untuk itu, cita-cita kami memiliki sprei, sarung bantal dan guling, serta handung berwarna putih sudah diijabah Allah SWT melalui tangan Pak Menteri,” ucap Rubama.

Back To Top