Sekda Ingatkan Setiap Sekolah Kejar Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis 2

Peristiwa.co, Banda Aceh – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taqwallah, kembali mengingatkan setiap sekolah baik SMA, SMK dan SLB di Aceh untuk terus mengejar capaian cakupan vaksinasi Covid-19 dosis 2 bagi siswanya, sebagai upaya mengakhiri pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Sekda Aceh dalam arahannya seusai mengikuti zikir dn doa pagi dari UPTD Balai Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan, Dinas Pangan Aceh, Selasa 18 Januari 2022.

“Alhamdulillah, apresiasi untuk kita kasus, Covid-19 kita saat ini sudah nol kasus dalam 2 bulan terakhir. Hanya saja cakupan vaksin dosis 2 masih di bawah sekitar 40 persen. Walaupun vaksin dosis 1 kita sudah di peringkat 24,” ujar Sekda.

Sementara itu, Taqwallah juga meminta setiap Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) untuk terus memacu capaian donor darah bagi pegawai di instansi masing-masing. “Kemarin dari BKA cukup tinggi (pendonor darah) ukuran pegawai sedikit. Untuk giliran donor darah hari ini Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA). Mudah-mudahan hari ini RSIA bisa memecahkan rekor RSUDZA, sebelum dipatahkan Dinas Pendidikan,” kata Sekda.

Pada kesempatan itu, Taqwallah, juga menyapa sejumlah peserta zikir melalui saluran virtual seusai doa dan dzikir yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari sekolah SMA, SMK dan SLB se Aceh, dan SKPA yang berada di Banda Aceh maupun yang memiliki UPTD di kabupaten/kota.

Sekda: Sekolah harus Aktif Mengkroscek Data Siswa yang Sudah Vaksin

368 Kepala SMA, SMK dan SLB se Aceh di Lantik

Peristiwa.co, Banda Aceh – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh melantik dan mengambil sumpah 368 Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Aceh.
Kepala sekolah yang dilantik merupakan hasil seleksi yang dilakukan Sekda bersama timnya.

Hadir dalam pelantikan itu, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Kepala Badan Kepegawaian Aceh dan Direktur Umum Rumah Sakit Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.

Sekda mengatakan, ada beberapa proses tahapan yang dilalui para calon kepala SMA, SMK dan SLB tersebut, sebelum dilantik pada Senin 17 Januari 2022 sore hari ini. Mereka semua, kata Sekda, telah melewati proses penilaian dan evaluasi pada tingkat cabang dinas hingga selanjutnya disampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Aceh.

Oleh Dinas Pendidikan Aceh nama-nama mereka diusulkan kepada tim pertimbangan pengangkatan kepala sekolah yang ditunjuk oleh Gubernur Aceh.

“Tim pertimbangan pengangkatan kepala sekolah menyampaikan hasil rekomendasi calon kepala sekolah SMA, SMK dan SLB kepada Gubernur Aceh melalui Kepala Dinas Pendidikan Aceh,” kata Sekda, usai pelantikan yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Aceh, Senin 17 Januari 2022.

Sekda menyebutkan, hasil rekomendasi Tim pertimbangan pengangkatan kepala sekolah Aceh didapat dari beberapa pertimbangan lainnya, seperti kelulusan siswa UTBK, capaian dan peran aktif dalam program vaksinasi serta peran aktif saar mengikuti program BEREH dan zoom pagi (zikir doa).

Atas penetapan dan pelantikan itu, Sekda menyampaikan selamat kepada semua yang dilantik. Untuk selanjutnya, semua kepala sekolah akan kembali ke sekolah masing-masing untuk menerapkan program kerja, strategi, maupun capaian yang sebelumnya telah dipresentasikan.

Sekda berharap, seluruh rencana yang telah disusun, mampu diaplikasikan di sekolah dengan sebaik-baiknya.

“Kualitas pendidikan Aceh masih butuh perhatian ekstra dari kita semua. Apalagi, sejak pandemi melanda, yang juga turut berdampak pada pendidikan kita,” ujar Sekda.

Selain itu, Sekda juga berpesan agar para kepala sekolah untuk bertanggungjawab atas amanah yang telah diberikan. “Kinerja saudara-saudara nantinya akan dievaluasi kembali untuk melihat sejauh mana tujuan program ini tercapai. Saya menitip pesan kepada saudara-saudara, jangan pernah berhenti berinovasi demi peningkatan mutu pendidikan Aceh yang lebih baik,” kata Sekda.

Sebelum prosesi penyerahan SK Pelantikan, terlebih dahulu seluruh kepala sekolah membacakan pakta integritas secara serempak. Setidaknya ada tiga poin dari pakta Integritas yang kemudian ditandatangani, yaitu tentang Integritas, kinerja dan larangan.

“Bekerja dengan loyalitas tinggi, ikhlas, netral, jujur, disiplin, transparan dan akuntabel, serta profesional, dengan menjunjung tinggi kepentingan negara dan Pemerintah Aceh di atas kepentingan pribadi atau kelompok dalam penyelenggaraan sekolah,” demikian bunyi dari poin dari pakta Integritas yang dibacakan para kepala sekolah.

Selanjutnya pada poin kinerja, para kepala sekolah di antaranya berjanji untuk meningkatkan kelulusan di Perguruan Tinggi Negeri bagi lulusan SMA, diterima dunia kerja bagi lulusan SMK dan kemandirian siswa bagi lulusan SLB. Sementara itu mereka juga akan meningkatkan kepedulian kepada kelompok rentan, siswa miskin dan berkebutuhan khusus.

Mereka juga menegaskan untuk pro-aktif pada kegiatan bersama Aparatur Sipil Negara Pemerintah Aceh, seperti zikir, vaksinasi Covid-19 dan donor darah, serta membina dan menjalin hubungan baik dengan mitra sukses.

Pada poin larangan, para kepala sekolah berjanji untuk tidak melakukan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dan penyalahgunaan wewenang dan senantiasa menghindari konflik kepentingan dalam pelaksanaan tugas.

“Apabila Saya tidak memenuhi dan tidak melaksanakan Pakta Integritas ini, maka Saya bersedia mengundurkan diri dan/atau diberhentikan dari jabatan serta tidak akan melakukan tuntutan hukum apapun,” demikian janji dari para kepala sekolah.

Pakta Integritas tersebut kemudian ditandatangani secara langsung untuk kemudian diserahkan kepada Sekda Aceh. Untuk seterusnya Sekda kemudian menyerahkan SK pelantikan kepada masing-masing Kepala sekolah.

Sekda: Sekolah harus Aktif Mengkroscek Data Siswa yang Sudah Vaksin

119 Guru Calon Kepsek Presentasikan Strategi Kerja

Peristiwa.co, Banda Aceh – 119 guru calon kepala sekolah (Kepsek) mempresentasikan strategi kerja yang terdiri dari penyampaian kemampuan, pengetahuan dan strategi yang akan digunakan dalam bekerja jika mereka menduduki posisi kepala sekolah.

Mereka terdiri dari para guru yang merupakan peserta calon promosi kepala sekolah SMA/SMK dan SLB Dinas Pendidikan Aceh Tahun 2022.

Proses presentasi berlangsung di Gedung Dinas Pendidikan Aceh, Minggu 16 Januari 2022, dengan disaksikan penguji yang terdiri dari Ketua Majelis Pendidikan Aceh (MPA) Prof.Dr.Ir. Abdi Wahab, M.Sc, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh dr. Taqwallah M.Kes., Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Aceh, Dr. M. Jafar, SH. M.Hum., serta Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM.

Sekda Aceh Taqwallah dalam penjelasannya saat memimpin kegiatan itu mengatakan, para calon kepala sekolah yang sedang menjalani tahapan seleksi tersebut harus mampu menunjukkan keunggulan yang sesuai dengan tantangan kerja dalam memajukan dunia pendidikan di Aceh.

“Bapak ibu adalah harapan bangsa ini. Kemajuan bangsa ini ada di tangan bapak ibu,” ujar Taqwallah.

Taqwallah juga meminta para calon kepala sekolah untuk memahami pengelolaan dana BOS sekolah sesuai petunjuk teknis penggunanya yang diatur undang-undang.

Mereka juga diminta mampu membangun hubungan kerja yang baik dan aktif dengan komite sekolah dan pengawas. Selain itu juga harus mampu meningkatkan tingkat kelulusan siswa untuk sekolah SMA, lapangan kerja untuk lulusan SMK dan kemandirian siswa untuk SLB.

Sekda: Sekolah harus Aktif Mengkroscek Data Siswa yang Sudah Vaksin

Sekda: Sekolah harus Aktif Mengkroscek Data Siswa yang Sudah Vaksin

Peristiwa.co, Banda Aceh – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah mengimbau pihak sekolah untuk melakukan chek dan kroscek, terkait data siswa yang telah mengikuti vaksinasi Covid-19 dengan instansi lain, agar data vaksinasi terus terbaharui.

Hal tersebut disampaikan oleh Taqwallah, saat memberikan arahan pada dialog interaktif usai melaksanakan dzikir dan do’a bersama ASN di jajaran Pemerintah Aceh, yang rutin digelar setiap pagi sebelum memulai aktivitas kedinasan, Kamis 13 Januari 2022.

“Saat ini sudah banyak institusi yang melakukan vaksinasi massal Covid-19, banyak siswa yang ikut vaksinasi tersebut. Untuk itu, pihak sekolah harus aktif melakukan kroscek dan memasukkan data anak-anak kita pada kolom sudah vaksinasi. Dengan demikian angka vaksinasi tentu akan bertambah,” ujar Sekda.

Seperti biasa, usai dzikir Sekda menyapa sejumlah sekolah dan SKPA. Sekda juga menyapa Latief, salah seorang siswa SLB Aceh Timur. Selain itu, Sekda Aceh juga menyapa MAN 1 Syiah Utama Samar Kilang.

Hari ini, beberapa sekolah yang capaian vaksinasinya masih rendah juga disapa oleh Sekda. Di antaranya SMA Negeri 1 Idi Rayeuk, SMAN 1 Julok, SMA N 1 Peureulak Timu, SMA N 1 Simpang Ulim, SMA N 1 Matangkuli, SMK N 1 Nisam.

Dalam kesempatan tersebut, pria yang pernah dinobatkan sebagai Dokter Teladan oleh Pemerintah RI ini menyampaikan apresiasi kepada ASN Pemerintah Aceh yang telah turut mensyukseskan gerakan donor darah.

“Alhamdulillah, hingga kemarin total darah yang sudah terkumpul sejak gerakan ini diinisiasi oleh Pak Gubernur telah mencapaj 16.666 kantong. Apresiasi dan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh ASN,” kata Taqwallah.

Taqwallah berharap, gerakan donor darah sukarela ini dapat ditiru oleh instansi lain agar stok darah tercukupi. Dengan demikian, jika ada masyarakat yang membutuhkan darah akan mudah mendapatkannya karena stok darah selalu ada.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan data dari Unit Transfusi Darah PMI Banda Aceh, kebutuhan darah untuk Banda Aceh, Aceh Besar dan sekitarnya mencapai 100 hingga 100 kantong per hari.

“Mari jadikan donor darah sebagai kebiasaan baru, kebiasaan yang sehat bagi tubuh sekaligus meringankan orang lain,” imbau Sekda.

Usai pelaksanaan dzikir dan do’a, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh Muhammad Iswanto menjelaskan, hari ini sebanyak 840 partisipan di jajaran Pemerintah Aceh yang tersebar di seluruh Aceh mengikuti dzikir dan do’a rutin ini.

“Berbagai usaha pencegahan terus kita lakukan, demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dzikir dan do’a ini merupakan salah satu hal yang akan terus kita selenggarakan agar segala upaya kita dimudahkan oleh Allah dan mendapatkan hasil yang maksimal. Hari ini kegiatan kita diikuti oleh 840 partisipan. Setiap partisipan berjumlah 10 hingga 30 orang,” kata Iswanto.

Sekda Ingatkan Guru dan Kepala Sekolah Tentang Potensi Gelombang ke-3 Covid-19


Sekda Kembali Ingatkan Pihak Sekolah Sukseskan Vaksinasi Siswa

Peristiwa co, Banda Aceh – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah kembali mengingatkan pihak sekolah SMA, SMK dan SLB di Aceh untuk menyukseskan vaksinasi siswa sebagai upaya mengakhiri pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Taqwallah dalam arahannya usai mengikuti zikir dan doa pagi bersama di Kantor Badan Penghubung Pemerintah Aceh di Jakarta, Rabu 12 Januari 2022.

Arahan itu selain dikhususkan bagi pihak sekolah, juga berlaku untuk seluruh peserta zikir yang mengikuti kegiatan tersebut secara virtual dari seluruh Aceh. Para peserta zikir itu terdiri dari aparatur sipil negara (ASN), pihak sekolah SMA, SMK dan SLB se Aceh, pihak SKPA di Banda Aceh maupun yang memiliki UPTD dan aparatur di kabupaten/kota.

Taqwallah pada kesempatan itu menyapa sejumlah peserta zikir melalui saluran virtual untuk menanyakan progres vaksinasi pada masing-masing sekolah.

“Bapak ibu harus mampu menyukseskan vaksinasi di sekolah masing-masing,” kata Taqwallah.

Sekda Aceh itu juga mengatakan, saat ini ketersediaan vaksin di Aceh aman untuk melayani kebutuhan vaksinasi masyarakat. Untuk itu Taqwallah meminta semua pihak untuk memanfaatkan ketersediaan vaksin dengan segera melakukan vaksinasi.

Sekda Aceh : Keuchik Bertanggungjawab Memastikan Warganya Divaksin

Back To Top