Pemerintah Resmikan Pusat Studi Arsip Kebencanaan Tsunami di Aceh

Peristiwa.co, Banda Aceh – Pemerintah Aceh diwakili Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh Iskandar, menjemput rombongan pejabat tinggi negara yang berkunjung ke Aceh di Bandara Sultan Iskandar Muda, Kamis (21/10/2021).

Para pejabat yang datang ke Aceh itu adalah, Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Imam Gunarto, Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando serta Plt. Kepala Badan Kepegawaian Negara Bima Haria.

Rombongan pejabat itu tiba di Bandara SIM sekitar pukul 17.00 Wib sore dengan menggunakan pesawat yang sama dengan Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah yang juga pulang ke Aceh dari Jakarta.

Kunjungan para pejabat itu dilakukan untuk meresmikan Pusat Studi Arsip Kebencanaan Tsunami di Gedung Balai Arsip Statis dan Tsunami – Arsip Nasional Republik Indonesia Provinsi Aceh di Gampong Bakoi, Ingin Jaya, Aceh Besar.

Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Imam Gunarto meresmikan Pusat Studi Arsip Kebencanaan Tsunami di Gedung Balai Arsip Statis dan Tsunami – Arsip Nasional Republik Indonesia Provinsi Aceh di Gampong Bakoi, Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis 21 Oktober 2021.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Imam Gunarto disaksikan perwakilan dari Pemerintah Aceh, yakni Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh Iskandar. Selain itu juga turut disaksikan Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando, Plt. Kepala Badan Kepegawaian Negara Bima Haria, Kepala Balai Arsip Statis dan Tsunami Muhamad Ihwan, serta sejumlah tamu lainnya.

Imam Gunarto dalam sambutan singkatnya menyebutkan bahwa Pusat Studi Arsip Kebencanaan Tsunami di Aceh dipersembahkan sebagai tempat edukasi bagi masyarakat dunia terkait bencana tsunami.

“Arsip tsunami ini dipersembahkan untuk masyarakat dunia sebagai bagian dari edukasi,” ujar Imam.

Acara peresmian itu juga dilakukan bersamaan dengan pembukaan “Pameran Merawat Harapan Pasca Bencana”. Usai seremonial peresmian, rombongan kemudian melanjutkan dengan meninjau lokasi pameran di gedung tersebut.

Menparekraf Apresiasi Wisata Edukasi di Museum Kapal PLTD Apung Banda Aceh

Taqwallah Serahkan Penghargaan Kepada Pihak Sekolah di Aceh Besar yang Sukses Vaksin Siswa

Peristiwa.co, Aceh Besar – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, dr. Taqwallah, MKes menandatangani sekaligus menyerahkan sertifikat penghargaan kepada 18 orang yang terdiri dari wali kelas dan Kepala Sekolah di Aceh Besar yang berhasil melaksanakan vaksinasi Covid-19 terhadap para siswa di atas 95%.

Penyerahan sertifikat penghargaan itu berlangsung di sela acara sosialisasi vaksinasi Covid-19 untuk warga dayah di Gedung Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Aceh di Jl. Banda Aceh-Medan, Desa Niron, Sukamakmur, Aceh Besar, Selasa 12 Oktober 2021.

Sertifikat penghargaan diserahkan Sekda sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Aceh terhadap pihak sekolah yang berhasil menyukseskan program vaksinasi di sekolah.

“Pemerintah Aceh berterimakasih dan memberikan apresiasi kepada para wali kelas dan pihak sekolah yang sukses memvaksin siswa di atas angka 95 persen,” ujar Sekda.

Seorang penerima penghargaan, Halimah, yang merupakan Wali Kelas di SMAN 2 Lhoknga, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Aceh atas penghargaan yang diberikan.

Halimah mengatakan, cara yang dipakai dirinya dalam mengajak siswa ikut vaksinasi yaitu dengan terus memberikan pemahaman kepada mereka tentang pentingnya vaksinasi.

“Tidak cukup sekali, harus terus kita sosialisasikan agar siswa paham dan kemudian bersedia,” ujar Halimah.

Vaksinasi terhadap para siswa sekolah dan warga dayah saat ini terus difokuskan oleh pemerintah Aceh. Terbaru, selama dua pekan terakhir Sekda Taqwallah melakukan kunjungan ke sejumlah kabupaten kota guna mensosialisasikan vaksinasi bagi kalangan dayah.

Kegiatan itu dilakukan Taqwallah dengan mengunjungi berbagai kabupaten kota untuk melakukan pertemuan dengan para pimpinan dayah dan melakukan sosialisasi terkait pentingnya vaksinasi. Selain pimpinan dayah dalam kegiatan itu juga dihadirkan para kepala puskesmas masing-masing kabupaten kota serta pihak sekolah.

Beberapa kabupaten kota yang sudah disambangi Sekda seperti Aceh Timur, Bireuen, Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, Aceh Barat, Aceh Jaya, Pidie Jaya, Pidie, Banda Aceh hingga Aceh Besar.

Di hadapan peserta dalam setiap pertemuan, Taqwallah menjelaskan sejumlah kesuksesan dunia dalam menangani wabah virus, seperti polio dan cacar. Kedua virus yang pernah menjadi momok menakutkan saat itu akhirnya berhasil ditangani setelah ditemukannya vaksin.

Selain itu, lanjut Taqwallah, saat ini setiap calon jama’ah haji dan umrah juga wajib melakukan vaksin meningitis, untuk mencegah penularan sakit peradangan pada selaput pelindung otak dan sumsum tulang belakang. Jika tidak divaksin meningitis, maka calon jama’ah haji dan umrah tidak dibolehkan masuk ke wilayah Arab Saudi.

Sejumlah contoh tersebut kata Taqwallah cukup memberikan bukti kepada dunia bahwa penggunaan vaksin adalah solusi untuk mengakhiri pandemi yang menyerang dunia.

Karena itu Taqwallah mengajak seluruh masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi untuk membentuk kekebalan kelompok sehingga pandemi covid-19 bisa cepat berakhir.


Banda Aceh dan Aceh Besar Sambut Baik Sosialisasi Vaksinasi Santri



Banda Aceh dan Aceh Besar Sambut Baik Sosialisasi Vaksinasi Santri

Peristiwa.co, Banda Aceh - Pemerintah Kota Banda Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyambut baik dan mendukung penuh sosialisasi vaksinasi Covid-19 untuk warga dayah yang dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah. Dukungan tersebut disampaikan oleh Sekda dari kedua wilayah itu saat menyambut kedatangan Taqwallah untuk melakukan sosialisasi di kedua daerah tersebut, Senin 12 Oktober 2021.

Di Banda Aceh, sosialisasi berlangsung di Aula Balai Kota dengan diikuti Sekda Kota Banda Aceh, Amiruddin, unsur Forkopimda serta SKPK setempat. Sementara para peserta utama pertemuan itu adalah para pimpinan dayah, kepala puskesmas, dinas pendidikan dan camat. Sedangkan Sekda Taqwallah dalam kegiatan itu didampingi Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Zahrol Fajri, Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr. Hanif serta Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto.

Amiruddin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan menyatakan sangat mendukung upaya sosialisasi vaksinasi Covid-19 untuk warga dayah yang dilakukan Sekda Aceh Taqwallah sejak dua pekan terakhir. Sosialisasi itu diharapkan semakin meningkatkan minat warga untuk melakukan vaksinasi sehingga target pencapaian kekebalan kelompok dapat segera terwujud.

Amiruddin juga mengajak pimpinan dayah untuk bersama-sama menyukseskan vaksinasi bagi warga dayah sebagai ikhtiar untuk mengakhiri pandemi covid-19 di Aceh.

“Mari kita dukung vaksinasi ini. Kesempatan ini agar dapat kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Amiruddin.

Amiruddin juga menyampaikan bahwa capaian vaksinasi bagi warga Kota Banda Aceh sudah relatif tinggi yakni mencapai 74 persen dosis pertama dan 48 persen dosis kedua. Ia berharap angka itu semakin meningkat seiring sosialisasi yang terus digencarkan Pemerintah Aceh.

Sementara itu dukungan yang sama terkait sosialisasi vaksinasi Covid-19 untuk warga dayah juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.

Hal itu disampaikan Sekdakab Aceh Besar Sulaimi dan Ketua MPU Aceh Besar Bustami saat mengikuti sosialisasi vaksinasi bersama Taqwallah di Gedung Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Aceh di Jl. Banda Aceh-Medan, Desa Niron, Sukamakmur, Aceh Besar.

Sosialisasi vaksinasi Covid-19 untuk warga dayah merupakan kegiatan lanjutan dari kegiatan serupa yang telah dilakukan Taqwallah dua pekan terakhir di berbagai kabupaten kota lainnya. Sosialisasi itu dilakukan Taqwallah dengan mengunjungi berbagai kabupaten kota untuk melakukan pertemuan dengan para pimpinan dayah dan melakukan sosialisasi terkait pentingnya vaksinasi. Selain pimpinan dayah dalam kegiatan itu juga dihadirkan para kepala puskesmas masing-masing kabupaten kota serta pihak sekolah.

Beberapa kabupaten kota yang sudah disambangi Sekda seperti Aceh Timur, Bireuen, Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, Aceh Barat, Aceh Jaya, Pidie Jaya hingga Pidie.

Di hadapan peserta dalam setiap pertemuan, Taqwallah menjelaskan sejumlah kesuksesan dunia dalam menangani wabah virus, seperti polio dan cacar. Kedua virus yang pernah menjadi momok menakutkan saat itu akhirnya berhasil ditangani setelah ditemukannya vaksin.

Selain itu, lanjut Taqwallah, saat ini setiap calon jama’ah haji dan umrah juga wajib melakukan vaksin meningitis, untuk mencegah penularan sakit peradangan pada selaput pelindung otak dan sumsum tulang belakang.

Jika tidak divaksin meningitis, maka calon jama’ah haji dan umrah tidak dibolehkan masuk ke wilayah Arab Saudi.

Sejumlah contoh tersebut kata Taqwallah cukup memberikan bukti kepada dunia bahwa penggunaan vaksin adalah solusi untuk mengakhiri pandemi yang menyerang dunia.

Karena itu Taqwallah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi untuk membentuk kekebalan kelompok, sehingga pandemi covid-19 bisa cepat berakhir. Vaksinasi, kata Taqwallah, harus dilakukan serentak sehingga manfaatnya tercapai.

Selain itu Taqwallah juga mengajak seluruh peserta pertemuan itu untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi guna menyatukan langkah dalam menyukseskan vaksinasi. Misalnya antara pihak puskesmas dengan dayah, maupun dengan sekolah.

Menurut Taqwallah, banyak kasus orang menolak vaksin lantaran kurang mendapat pemahaman tentang apa itu vaksin. Karena itu, para peserta rapat diminta mampu menjelaskan hal tersebut kepada masyarakat.

Secara khusus kepada para kepala puskesmas Taqwallah meminta agar lebih proaktif dalam melakukan vaksinasi terhadap masyarakat, termasuk terhadap warga dayah.

“Puskesmas harus menjalin komunikasi yang baik dengan dayah, mengunjungi dayah untuk melakukan koordinasi,” kata Taqwallah. 

Sekda Aceh Serahkan Reward Kepada Kepsek dan Wali Kelas yang Capaian Vaksinasi Siswa 95 Persen

Peristiwa.co, Banda Aceh – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, dr. Taqwallah M.Kes., menyerahkan penghargaan (reward) berupa piagam kepada beberapa kepala sekolah dan wali kelas yang telah menyelesaikan vaksinasi Covid-19 bagi 95 persen siswa di sekolah masing-masing.

“Selamat kepada bapak-ibu semua. Di piagam ini dituliskan berapa angka kreditnya. Selamat kerja kerasnya. Hanya Allah bisa membalas usaha bapak-ibu semua,” kata Sekda usai mengikuti doa bersama langsung dari SMAN 1 Blangkejeren, Kamis 7 September 2021.

 “Tolong dikawal vaksin tahap kedua.” tambah sekda

Taqwallah menambahkan, dirinya akan berkeliling ke seluruh Aceh untuk menyerahkan langsung sertifikat penghargaan kepada para guru, terutama wali kelas. Sebagai bentuk penghargaan atas upaya dan kerja keras meyakinkan siswa dan wali murid untuk mengikuti vaksin.

Mereka ujar Taqwallah, adalah pahlawan dalam memutus mata rantai pandemi Covid-19.

Kepada sekolah-sekolah lain yang belum mencapai target, Sekda berpesan untuk terus bekerja keras mengejar target. Nantinya, penghargaan Pemerintah Aceh akan diberikan saat target 95 persen berhasil dicapai. “Semua sertifikat akan saya tandatangani basah, semua saya tanda tangan sendiri,” ujar Sekda.

Sekda menyadari butuh kerja keras mengejar target vaksinasi tersebut. Bahkan jika dirinya yang menjadi wali kelas, angka tersebut tentu sulit dicapai. “Tapi saya akan mengusahakan seperti mendatangi rumah siswa, saya harap bapak-ibu semua juga melakukan hal yang sama,” kata Sekda.

Dalam kegiatan di Blangkejeren itu, Sekda kemudian menyemangati para guru se-Aceh, untuk terus berjuang menyukseskan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar sekolah.

Sekda menambahkan, upaya bersama berbarengan dengan doa yang dibacakan setiap pagi, telah menampakkan hasil.

“Alhamdulillah jumlah kasus semakin turun. Pak Gubernur mengingatkan kita untuk terus semangat,” kata Sekda.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri, yang mengikuti doa bersama dari SMKN 2 Karang Baru, Aceh Tamiang, berterimakasih kepada Sekda Aceh yang terus memberikan motivasi kepada para guru dari seluruh Aceh.

“Kami yakin betul para guru-guru ini akan mencapai target vaksinasi siswa mereka. Dengan semangat dan motivasi dari Sekda, tentu kami semua akan bekerja lebih ekstra,” kata Alhudri.

Terkait vaksinasi Siswa, Sekda Aceh Minta Kepala Sekolah dan Wali Kelas Berusaha Lebih Extra

Peristiwa.co,Bireuen – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, dr. Taqwallah M.Kes., mengikuti zikir dan doa bersama dari SMA Negeri 1 Bireuen, Selasa 5 Oktober 2021

Sekda kemudian menyapa para kepala sekolah dan Kepala SKPA, menanyakan progres vaksinasi covid-19.

Saat ini ujar Sekda, pihaknya tengah melakukan sosialisasi vaksinasi Covid-19 bagi warga dayah. “Jadi kita masih bisa fokus kepada sekolah. Ada waktu lima hari untuk mengejar (progres), kita tidak boleh diam. Tolong kepada kepala sekolah dan wali kelas untuk berusaha lebih ekstra,” kata Sekda.

Sekda Aceh itu memberikan apresiasi kepada sekolah-sekolah yang progres vaksinasi Covid-19 telah mencapai di atas 75 persen.
Dalam catatan pihaknya, sampai saat ini sebanyak 187 sekolah yang telah mencapai 75 persen progres vaksinasinya. Terbanyak di Aceh Selatan, Aceh Tenggara dan Simeulue.

“Terima kasih kepada wali kelasnya. Tolong kiatnya disampaikan ke sekolah lain, sehingga bisa menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain,” ujar Sekda.

Kepada sekolah-sekolah dan wali kelas yang telah mencapai target tinggi tersebut, Sekda menjanjikan akan memberikan penghargaan. Sementara yang belum mencapai target tentu akan diberikan peringatan.

Selanjutnya, Sekda juga meminta agar para guru dan siswa yang telah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama untuk bisa kembali disuntik vaksin dosis 2, sekitar 28 hari kemudian.

Back To Top