Sunatan dan Alasan Kenapa Harus di Sunat?

Sunatan dan Alasan Kenapa Harus di Sunat?

Prosesi khitanan / sunat atau didalam istilah medis disebut dengan sirkumsisi bagi laki-laki muslim bukan saja merupakan suatu budaya tapi juga perintah agama yang wajib dilaksanakan, sedangkan untuk perempuan sifatnya anjuran dan lebih utama untuk mengerjakannya. 


Sebenarnya bagaimana prosesi khitan itu dilakukan ???  Juru sunat biasanya akan mengiris kulit pd bagian punggung penis (dorsumsisi) yang bertujuan untuk mengeluarkan ujung bagian dalam penis. Selanjutnya dilanjutkan dengan memotong kulit kulup yang mengelilingi penis (sirkumsisi). Dengan begitu, penis akan terbuka. Setelah itu baru dilakukan penjahitan luka irisan tersebut agar penyembuhannya berlangsung cepat dan tidak timbul komplikasi serta perdarahan.

1387853993735937044
Proses sirkumsisi, images: nourishingourchildren
Cara diatas merupakan metode sunat konvensional, saat ini telah banyak berkembang berbagai metode canggih seputar prosesi sunat seperti dengan metode cincin (ring), metode mangkuk, lonceng, laser,  atau yang baru saya lakukan tadi pagi adalah teknikElectrocauterisasi dengan menggunakan alat cauter yaitu semacam kawat panas yang digunakan untuk memotong  kulit penutup kepala penis (frenulum), cara ini sangat simple, minim bahkan hampir tidak ada perdarahan sama sekali dan proses penyembuhan juga lebih cepat.

Menurut berbagai penelitian sunat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Mencegah infeksi dan mengurangi resiko tertular dan menyebarkan infeksi penyakit menular seperti HIV-AIDS.
2. Alat kelamin pria dilewati saluran urine/kencing dimana terdapat kuman atau kotoran yang terbawa saat buang air kecil yang terkumpul/menumpuk dibawah kulit pada kepala penis yang bisa menyebabkan kuman tinggal dan berkembang disana.
3. Menurut penelitian pada orang yang tidak disunat lebih besar resikonya timbuk infeksi yang berakibat pada terjangkitnya berbagai penyakit diantaranya yang paling menghawatirkan adalah Kanker Penis.
4. Selain  mengurangi risiko tertular HIV melalui hubungan seks, pria yang disunat juga jauh dari risiko terkena virus human pappiloma virus (HPV), Virus ini juga merupakan penyebab penyakit Kanker Serviks (leher rahim) pada wanita.

Persiapan yang sebaiknya dilakukan sebelum sunat pada anak:
1. Secara psikologis sunat sebaiknya dilakukan pada saat anak sudah benar-benar memiliki keberanian untuk menghidari terjadinya trauma psikis.
2. Berikan pengertian tentang alasan dan manfaat dilakukannya sunat pada anak.
3. Berkonsultasi dahulu pada dokter untuk memastikan ada tidaknya kontraindikasi seperti kelainan darah hemofilia yang dapat menyebabkan perdarahan.
4. Datang lebih awal pada tempat khitan untuk membuat perasaan anak nyaman dan tidak terkesan terburu-buru yang akan membuat anak menjadi tegang.
5. Sebelum khitan buang air kecil dan buang besar terlebih dahulu agar tidak mengganggu proses pelaksanaan khitan.
6. Bagi orang tua yang mengkhitankan anaknya sangat dianjurkan untuk menemani selama proses khitan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan moril anak.
7. Banyak berdoa agar pelaksaan khitan dapat berjalan dengan lancar.
Proses pelaksanaan khitan biasanya hanya membutuhkan waktu yang singkat, apa lagi saat ini alat yang digunakan sudah canggih dan praktis. barangkali seorang dokter / ahli juru khitan bisa menyelesaikan 1 operasi khitan dalam waktu 30-60 menit. namun  tidak cukup sampai disitu kita juga harus memperhatikan kondisi anak setelah / paska khitan. Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh Dokter atau juru khitan dan keluarganya adalah sebagai berikut
1. Ada tidaknya perdarahan setelah khitan. Bila perdarahan masih terus berlangsung, pastikan bahwa hanya proses alamiah dari pembekuan (pembentukan trombin-net) darah.
2. Jika ada rasa nyeri berlebihan dan tidak membaik setelah diberikan obat anti nyeri
maka segera konsultasikan ke dokter untuk memastikan ada tidaknya  pembuluh darah yang belum terligasi dengan sempurna, sehingga terjadi perdarahan di dalam dan menimbulkan nyeri
3. Pastikan edukasi pada keluarga pasien bahwa tidak ada pantangan makanan bagi anak, sarankan berikan makanan yang berqizi untuk pasien bukan malah menghindari makanan yang berguna untuk penyembuhan seperti telur, ikan, daging, dll.
4. Jaga luka agar tetap kering/tidak terkena air paling tidak selama 4-5 hari untuk mempercepat proses penyempuhan dan pengeringan luka.
5. Istirahtkan anak, pakai celana yang longgar untuk mencegah gesekan pada luka khitan yang dapat menimbulkan sensasi nyeri berlebihan.
6. Lakukan kontrol rutin pada dokter yang mengkhitan pada hari ketiga, hari kelima dan ketujuh. Setelah itu jika luka sudah betul-betul kering maka perban bisa dilepaskan secara total.
Itulah tadi sedikit penjelasan tentang perlunya seorang laki-laki menjalankan prosesi khitan karena selain anjuran agama, hal ini juga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan kita. Dalam beberapa hari kedepan kami juga akan melakukan kegiatan sunatan massal rencana akan ada 70 an peserta yang akan mengikuti kegiatan tersebut. Kebanyakan peserta adalah anak-anak usia sekolah dasar yang sedang libur sekolah.(halodokterku.blogspot.com)

Gubernur Aceh Dampingi Wakil Presiden RI Buka PTQ RRI Tingkat Nasional di Takengon

Peristiwa.co, Takengon - Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia, K.H. Ma’ruf Amin, membuka Pekan Tilawatil Quran (PTQ) Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Tingkat Nasional ke-52 Tahun 2022 di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu, 13 April 2022.

Prosesi peresmian pembukaan PTQ ditandai dengan pemukulan beduk oleh Wakil Presiden di halaman Kantor Bupati Aceh Tengah dengan disaksikan oleh seluruh peserta dari seluruh tanah air. Selain Gubernur, Wapres juga didampingi Ketua Dewan Pengawas LPP RRI, Direktur Utama LPP RRI dan Bupati Aceh Tengah.

Wakil Presiden Republik Indonesia, K.H. Ma’ruf Amin, mengapresiasi RRI dan segenap unsur yang mendukung pelaksanaan PTQ ke-52 tersebut. Ia berharap ajang itu dapat menjadi media dalam menggaungkan syiar Islam yang penuh kedamaian dan tidak membeda-bedakan. “Kita berharap, PTQ RRI tingkat nasional ini dapat mendorong perhatian umat Islam terutama generasi muda untuk tekun membaca mempelajari Al-Quran di tengah derasnya arus globalisasi, perubahan budaya dan teknologi informasi,” ujar Ma’ruf.

Ma’ruf menjelaskan, membaca dan memahami Al-Quran lebih utama bagi umat Islam. Sebab kitab suci umat muslim itu merupakan petunjuk bagi manusia dan buku panduan bagi tatanan kehidupan hidup manusia.

Bahkan dalam menghadapi segala persoalan dan tantangan hidup, kata Ma’ruf, sejatinya muslim harus kembali pada Al-Quran. Oleh sebab itu, Allah menciptakan Al-Quran untuk manusia sebagai panduan untuk hidup dengan baik sesuai aturan Allah. “Oleh sebab itu, Al-Quran jangan hanya jadi jargon yang kehilangan makna, umat Islam harus memahami isi Al-Quran secara utuh dengan bimbingan ulama,” ujar Mantan Ketua Umum MUI Pusat itu.

Ma’ruf mengatakan, Al Quran tidak hanya mengajarkan tentang hukum ibadah, tapi juga tentang tata pergaulan, terutama sikap terpuji. “Jika sudah memahami dengan benar dan mengamalkannya maka tidak ada lagi praktek adu domba , ujaran kebencian, hoaks dan praktek tercela lainnya,” kata Wapres.

Sementara dalam kesempatan yang sama, Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, mengatakan, pelaksanaan PTQ RRI tingkat nasional di Aceh semakin memperkuat syiar Islam di Bumi Serambi Mekkah. Dimana Aceh sendiri merupakan satu-satunya daerah di Indonesia yang menerapkan hukum syariat Islam secara legal. “Salah satu aspek terpenting dalam pelaksanaan syariat Islam di Aceh adalah aspek syiar Islam,” kata Nova.

Oleh sebab itulah, figur nomor satu di Aceh itu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wakil Presiden RI dan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) baik pusat maupun daerah, yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

Nova menjelaskan, penyelenggaraan event PTQ tersebut menjadi salah satu sarana menjaga kemurnian Al-Quran melalui tradisi lisan para pembaca, sehingga Al-Quran tetap terjaga eksistensinya dari generasi ke generasi. Sebagai petunjuk untuk mewujudkan rahmat bagi semesta alam. “Karenanya, kami berharap agar esensi pagelaran PTQ ini benar-benar dijadikan sebagai sarana menyebarkan Syiar Islam yang rahmatan lil alamin,” kata Nova.

Nova juga berharap even tersebut menjadi wadah untuk memperkuat ukhuwah dan mempererat silaturahim antar sesama umat beragama dan antar umat beragama. “Dengan begitu, event ini diharapkan dapat menambah minat masyarakat dalam membaca dan mendalami Al-Quran,” kata Nova.

“Dan yang tak kalah pentingnya, tentu event ini menjadi salah satu media dalam rangka mewujudkan persatuan dan kesatuan seluruh elemen bangsa sekaligus menghidupkan dan menyemarakkan bulan suci Ramadhan sebagai bulan diturunkannya Al-Quran,” kata Nova.

Selain memperkuat syiar Islam di Aceh, menurut Nova, pelaksanaan PTQ nasional tersebut juga menjadi momentum untuk mempromosikan pariwisata Aceh kepada delegasi yang datang dari seluruh tanah air.

“Pemerintah Aceh saat ini sedang giat-giatnya memperomosikan Aceh sebagai tempat destinasi wisata Islami,” kata Nova.

Diikuti 3.000 Lebih Peserta
Sementara itu, Direktur Utama LPP RRI, Hendrasmo, mengatakan, PTQ RRI tingkat nasional yang sudah digelar sejak tahun 1968 itu terlebih dahulu diawali dengan seleksi pada tingkatan daerah sebelum selanjutnya diperlombakan pada tingkat nasional. Pegelaran PTQ tingkat nasional setiap tahunnya berpindah-pindah tempatnya. “Peserta tahun ini mencapai 3.164 peserta dari seluruh Indonesia, dimana pada tahun 2021 hanya 2.500 peserta saja,” kata Hendrasmo.

Adapun cabang lomba yang digelar pada pekan tersebut, yaitu, tilawah, tausyiah, dan tahfiz Qur’an. Pada tahun ini juga diadakan lomba tartil Qur’an khusus bagi penyandang sensorik netra. Hal ini sebagai bentuk inklusifitas RRI untuk memberi layanan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan.

Pada momentum tersebut juga digelar pameran UMKM binaan Pemkab Aceh Tengah guna meningkatkan gairah ekonomi masyarakat. Kemudian digelar juga penaburan benih ribuan ikan oleh seluruh satuan kerja RRI setanah air dan seminar.

Pembukaan PTQ RRI tingkat nasional itu, ikut dihadiri juga segenap unsur Forkopimda Aceh dan Forkopimda Aceh Tengah. Hadir juga para pejabat terkait baik tingkat provinsi Aceh maupun Aceh Tengah. 

Menag: Alhamdulillah, Calhaj Indonesia Bisa Berangkat

Peristiwa.co, Jakarta - Kerajaan Arab Saudi hari ini, Sabtu 9 April 2022, resmi mengumumkan penyelenggaraan haji 1443 H dengan total jemaah mencapai 1 juta orang.

Pengumuman tersebut diterbitkan melalui surat Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi.

Pemerintah Indonesia menyambut positif atas pengumuman terbaru dari otoritas Saudi ini.  Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan rasa syukur atas adanya kepastian keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun ini.

"Syukur alhamdulillah, jemaah haji Indonesia bisa berangkat tahun ini. Ini kabar yang sangat ditunggu jemaah haji di tanah air," tegas Menag di Jakarta.

Menag mengatakan, batalnya pemberangkatan jemaah haji Indonesia dalam dua tahun terakhir telah menyebabkan kerinduan mereka yang mendalam untuk ke Tanah Suci. "Saya mengucapkan terima kasih kepada Kerajaan Saudi yang memberi kesempatan tahun ini bagi jemaah Indonesia untuk memenuhi panggilan beribadah haji," tuturnya.

Pria yang akrab disapa GusMen ini menegaskan bahwa berapapun kuota yang diberikan, Indonesia siap menyelenggarakan haji. Sebab, persiapan dengan berbagai skenario pemberangkatan telah dilakukan selama ini.

"Kita akan optimalkan berapapun kuota nanti yang diberikan untuk Indonesia. Bahkan, kalau bisa kita akan upayakan agar Indonesia bisa mendapat tambahan, misalnya dari kuota negara lain yang tidak terserap," tegasnya.

"Kita siap dan akan lakukan persiapan sebaik mungkin untuk memastikan jemaah terlayani dengan baik," lanjutnya.

Hal senada disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief. Menurutnya, kepastian adanya keberangkatan jemaah dari luar Saudi ini telah membuka seluruh simpul persiapan penyelenggaraan yang selama ini terus dilakukan pihaknya.

"Ini kabar gembira. Kepastian adanya kuota ini akan segara kami tindaklanjuti dengan finalisasi sejumlah langkah taktis yang telah dilakukan," ucapnya.

"Persiapan layanan, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi, akan segera difinalkan," sebutnya lagi.

Menurut Hilman, waktu yang tersedia tidak banyak. Sehingga, pihaknya akan bekerja cepat dalam merampungkan persiapan, termasuk yang terkait dengan teknis pemilihan jemaah berhak berangkat sesuai ketentuan Arab Saudi dan pembinaan manasik bagi mereka.

"Kita akan bergerak cepat untuk melakukan persiapan. Biaya haji juga akan segera kita finalisasi dengan Komisi VIII DPR," tandasnya.

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi dalam surat pengumumannya menyebutkan bahwa haji tahun ini akan dilakukan dengan ketentuan:

1. Haji tahun ini terbuka untuk mereka yang berusia di bawah 65 tahun dan telah menerima vaksinasi lengkap Covid-19 yang disetujui Kementerian Kesehatan Saudi.

2. Jamaah yang berasal dari luar Kerajaan wajib menyerahkan hasil tes PCR negatif Covid-19 yang dilakukan dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.

Menag Terbitkan Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala

Ketua DPRK Ajak Orang Tua Motivasi Anak Menjadi Hafiz

Peristiwa.co, Bnda Aceh - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh, Farid Nyak Umar, menghadiri sekaligus membuka Daurah Tahfizh Qur'an Ramadan 1443 H di Masjid Jami' Baitussalihin, Ulee Kareng, Senin 4 April 2022.

Atas nama pimpinan legislatif Banda Aceh, Farid mengapresiasi kegiatan inspiratif yang dilaksanakan oleh Pesantren Tahfizh Qur'an (PTQ) Baitussalihin Ulee Kareng tersebut.

Farid menilai, antusiasme masyarakat dan para pesertanya sangat tinggi. Farid juga mengetahui kompetensi dan integritas para pengajar dalam daurah tersebut.

"Saya bersyukur anak-anak kita berkesempatan mengikuti daurah ini," kata Farid usai membuka acara.

Farid berharap, daurah tahfizh Qur'an seperti ini bisa menginspirasi masjid-masjid lain di Kota Banda Aceh sehingga bisa memperbanyak kegiatan-kegiatan seperti itu di bulan puasa.

"Kalau kita dekat dengan Al-Qur'an akan berdampak positif karena Allah memuliakan para penghafal Al-Qur'an. Allah juga memberi keberkahan kepada orang tuanya, keluarganya, dan lingkungannya," katanya.

Oleh karena itu, Farid mengajak para orang tua agar terus memotivasi anaknya sehingga bisa menjadi penghafal Al-Qur'an. Dengan begitu, Banda Aceh akan semakin gemilang jika banyak generasi qur'ani yang menghafal Al-Qur'an.

"Ramadan ini harus menjadi momentum paling tepat untuk mendekatkan anak-anak kita dengan Al-Qur'an dan masjid sehingga insyaallah mereka akan menjadi generasi yang kita banggakan di masa mendatang," pungkas Ketua DPD PKS Banda Aceh tersebut.

Sementara itu, Pembina Daurah Tahfizh Qur'an Masjid Baitussalihin, Rizki Maulizar, menyebutkan, jumlah peserta daurah kali ini sebanyak 194 orang, sudah termasuk para santri dari Pesantren Baitussalihin. Selain dari Banda Aceh, peserta juga ada yang berasal dari Aceh Besar. Daurah ini, kata Rizki, berlangsung sejak 2 Ramadan hingga 23 Ramadan.

Rizki mengatakan, kegiatan daurah tahfiz Qur'an sudah dilaksanakan sejak tahun 2019 di Masjid Baitussalihin. Tahun 2020 ditiadakan karena bersamaan dengan munculnya pandemi Covid-19. Lalu dilanjutkan pada tahun 2021 dan 2022 ini memasuki tahun ketika.

"Kepada peserta kita berharap bisa mengikuti dengan maksimal hingga akhir nanti dan menjadi penghafal Al-Qur'an yang bisa membahagiakan kedua hati orang tua di akhirat kelak," tuturnya.

Naufal Qurasyi dari MTsN 1 Model Banda Aceh Juara Satu Lomba Azan Piala Ketua DPRK


Peristiwa.co, Banda Aceh – Muhammad Naufal Qurasyi Ambiya menjuarai Lomba Azan Virtual Tingkat SLTP dan MTs se-Kota Banda Aceh yang memperebutkan Piala Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar, Senin 28 Maret 2022.

Lomba yang berlangsung pada 7-20 Maret itu diikuti oleh 305 peserta. Dari jumlah tersebut empat orang masuk nominasi babak Final dan diperlombakan kembali secara langsung di Gedung DPRK Banda Aceh, serta disaksikan ketua DPRK, Wakil ketua dan anggota DPRK, dewan juri, serta dewan guru dan orang tua tiap-tiap peserta.

Naufal yang berasal dari MTsN 1 Model Banda Aceh berhasil menjadi pemenang setelah mengungguli ratusan peserta lainnya dengan skor dari dewan juri sebanyak 99. Sementara juara kedua jatuh kepada Muhammad Raisul Al Khalil dengan skor 97 juga berasal dari MTsN 1 Model Banda Aceh.

Sedangkan juara ketiga diraih oleh Muhammad Daffa Pratama dengan nilai sebanyak 92 dari SMPN 2 Kota Banda Aceh. Untuk juara favorit jatuh kepada Muhammad Zikra dengan skor 91 dari SMP Islam Ibnu Khaldun Banda Aceh.

Setelah para dewan juri memutuskan nama-nama pemenang, selanjutnya pemberian hadiah oleh Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, kepada para peserta yang disaksikan oleh para undangan.

Dalam sambutanya Farid Nyak Umar mengapresiasi antusiasme para pelajar yang mengikuti lomba azan yang digelar pihaknya dalam rangka menyemarakkan Isra' Mi’raj Nabi Muhammad Saw Tahun 1443 H.

“Lomba ini diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan Isra Mi’raj dan juga menyiarkan seruan azan sebagai panggilan Allah yang mulia. Namun di luar prediksi kami, pesertanya melebihi 300 orang,” kata Farid Nyak Umar.

Farid berharap melalui kegiatan ini akan melahirkan bibit unggul yang akan menjadi pengumandang azan di masjid-masjid yang ada di ibukota Propinsi Aceh. Tingginya minat peserta dalam mengikuti lomba azan, menunjukkan bahwa Banda Aceh punya banyak stok anak muda yang akan berprestasi di masa mendatang.

"Kami meminta agar kemampuan para peserta terus ditingkatkan, karena adik-adik ini adalah harapan ummat di masa depan. Jangan puas dengan apa yang sudah diraih. Azan harus terus disyiarkan karena sarat dengan nilai-nilai tauhid dan keagungan Islam," pungkas Farid yang juga Ketua DPD PKS Banda Aceh.

Setelah penyerahan hadiah, selanjutnya para juara didampingi oleh orang tua beramah tamah dan diterima langsung oleh Ketua DPRK di ruang kerjanya. Farid mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih dan memotivasi para siswa untuk terus berprestasi ke jenjang yang lebih besar lagi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua II DPRK Banda Aceh, Isnaini Husda, Wakil Ketua Fraksi PKS, Devi Yunita, Ketua Fraksi Gerindra, Safni, Ketua Fraksi Nasdem-PNA Daniel Abdul Wahab, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, Sekretaris Dewan, Tharmizi, para kabag Sekretariat DPRK, kepala sekolah dan para tamu undangan lainnya.

Back To Top