Kantor Berita Peristiwa

Kantor Berita Peristiwa

Kantor Berita Peristiwa

Cari Berita Disini

Kisah Hidup Halldorsson, Kiper Islandia yang juga Sutradara

Kisah Hidup Halldorsson, Kiper Islandia yang juga Sutradara

Kisah Hidup Halldorsson, Kiper Islandia yang juga Sutradara

Foto: courtesy CNBC International

Rusia - Awal bulan ini, penjaga gawang atau kiper Islandia Hannes Halldorsson menjadi berita utama karena mampu menghalau tendangan penalti pemain bintang asal Argentina Lionel Messi, sehingga membantu negaranya tampil mengesankan dengan skor akhir imbang (seri).

Untuk pertama kalinya ikut andil dalam gelaran piala dunia, pertandingan Islandia tersebut ditonton oleh hampir 3 juta orang di seluruh dunia dan hampir semua orang dari negara asal Halldorsson.

Namun, beberapa tahun sebelum Halldorsson tampil memukau di televisi dalam Piala Dunia 2018, dirinya merupakan orang yang berada di belakang kamera. Sebelum bermain profesional secara penuh pada 2012, pria berusia 34 tahun tersebut bekerja sebagai pembuat film (filmmaker).

"Saya selalu memiliki passion untuk itu ketika masih muda, dan hal tersebut yang saya lakukan setelah lulus dari sekolah menengah atas" ujar Halldorsson dilansir dari Reuters, Minggu (24/06/2018).

Usai lulus dari sekolah menengah atas, Halldorsson memulai perusahaan produksinya sendiri dimana dirinya bekerja untuk tayangan iklan dan music videos. Dirinya bermimpi untuk menggarap proyek-proyek yang lebih besar, seperti TV Series atau film berdurasi panjang, namun dirinya mengaku sulit untuk menyeimbangkan pekerjaannya tersebut dengan jadwal pertandingan bolanya.

Walaupun Halldorsson melepas karir filmnya untuk menjadi pemain profesional sepak bola, baru-baru ini dirinya kembali pada awal karirinya tersebut untuk mengarahkan iklan komersial Coca-Cola yang akan tayang di Islandia sepanjang gelaran Piala Dunia.

Halldorsson yakin bahwa dirinya akan kembali pada karir perfilmannya suatu saat nanti.

"Impian saya adalah membuat film layar lebar dan TV Series. Jika saya mendapatkan kesempatan, saya akan lebih fokus untuk membuat film seperti film bergenre thriller atau mungkin komedi," ujar dirinya.

Halldorsson bukanlah satu-satunya atlet profesional yang melakukan pekerjaan lainnya. Bahkan, dirinya mengatakan bahwa hal tersebut merupakan hal yang tidak terlalu besar bagi pemain memiliki pekerjaan sampingan sambil tetap mengejar karir sepakbolanya, dikarenakan liga Islandia hanya bersifat semi profesional. "Pekerjaan saya hanyalah menjadi pembuat film," tambahnya.

Bahkan pelatihnya yaitu Heimir Hallgrimsson masih menjadi seorang dokter gigi sambil melatih, yang disebut oleh Heimir sebagai cara yang baik untuk bersantai dari tekanan saat musim sepak bola. "Beberapa pelatih juga bermain golf, berburu rusa, dan kegiatan apapun yang bisa dilakukan. Tapi saya benar-benar menikmati kembali untuk bekerja dengan klien saya," ujarnya.

Pada bulan Februari, atlet Luger Amerika Serikat (AS) yaitu Chris Mazdzer yang meraih posisi kedua dalam PyeongChang Olympics Games 2018 selain menjadi salah satu atlet terbaik dalam bidangnya, Mazdzer hanya mendapatkan US$ 700 di sepanjang musim sebelum olimpiade tahun ini. Bahkan paska debut di olimpiade pertamanya apda 2010, Mazdzer harus bekerja serabutan sepanjang tahun untuk memenuhi kebutuhannya, termasuk bertanding dan pelayan dalam acara pernikahan.

Selain itu, atlet football AS dari New England Patriots yaitu Bernard Reedy bekerja sebagai pengemudi untuk Car Ride sebuah transportasi untuk orang-orang yang menggunakan kursi roda dengan upah US$ 11 per jamnya. Dirinya mengatakan kepada ESPN mengambil pekerjaan tersebt setelah dirinya keluar dari Atlanta Falcon di 2015 bertempat di kampung halamannya St.Petersburg, Florida.

Reddy mengatakan bahwa setiap saat dia memikirkan tantangannya berkarir di NFL (The National Football League), dirinya selalu berpikir tentang orang-orang yang bekerja dengannya, "Bagaimana dengan orang-orang yang butuh dukungan kehidupan? Bagaimana dengan orang yang tidak mampu berjalan dan ingin berjalan kembali, hal tersebut lebih penting dibandingkan harus terus bermain dalam liga," ujarnya. (cnbc)
Bus Sempati Star Tabrak Mobil Geuchik

Bus Sempati Star Tabrak Mobil Geuchik



Kecelakaan di Pijay, Bus Sempati Star Tabrak Mobil Keuchik, Lalu Mobil Pak Keuchik Hantam Sepmor

SIGLI - Bus Sempati Star BL 7772 A mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan nasional Banda Aceh-Medan kawasan Blang Dalam, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya, Kamis (21/6/2018) sekitar pukul 16.00 WIB.
Dalam kejadian tersebut, bus Sempati Star menabrak bagian belakang Avanza BL 1836 AH dikendarai Bunyamin Sulaiman (50), Keuchik Lhok Empeh, Kecamatan Sakti, Pidie.
Sementara bus Sempati Star disopiri Safran (28), warga Gampong Paloh, Kecamatan Pidie.
Kecelakaan lalu lintas itu terjadi saat bus tersebut dalam perjalanan dari Medan menuju Banda Aceh. Bus meluncur dengan kecepatan sedang.
Namun, sesampai di kawasan Blang Dalam, Sempati Star menabrak bagian belakang Avanza, yang berhenti karena sepeda motor (sepmor) Vixion BL 6295 AN di depan Avanza berhenti.
"Saat Avanza berhenti, sopir Sempati Star terkejut sehingga menabrak bagian belakang Avanza," jelas Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK kepada Serambinews.com, Jumat (22/6/2018).
Ia menambahkan, tabrakan bus Sempati Star menyebabkan Avanza menabrak bagian belakang Vixion yang dikendarai Arif Riski Munandar (20), warga Gampong Matang Kumbang, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara.
Arif Riski bersama temannya Herman mengalami luka di muka dan perut akibat terjatuh ke badan jalan.
"Kasus lakalantas itu telah ditangani Polsek Bandar Dua," pungkasnya.(serambinews)

Hasil survey IRI Popularitas Golkar Tertinggi




Popularitas partai Golkar tertinggi dibandingkan dengan sejumlah partai politik nasional lainnya dalam satu tahun terakhir, demikian hasil survey Intermedia Research Indonesia (IRI) yang dirilis di Jakarta, Kamis (21/6/2018).

Direktur Intermedia Research Indonesia (IRI), Mulyadi Nurdin, Lc, MH menjelaskan bahwa pihaknya melakukan penelitian tingkat popularitas partai politik menjelang Pemilu 2019 dengan melakukan tracking berita semua media massa dan semua pembicaraan di sosial media dalam rentang waktu satu tahun, mulai Juni 2017 sampai Juni 2018.

Dalam melakukan penelitian tersebut jelas Mulyadi Nurdin, Intermedia Research Indonesia (IRI) mendata nama-nama partai politik yang paling banyak diberitakan oleh media massa dan yang paling aktif dibahas di semua kanal media sosial, dan hasilnya menunjukkan bahwa Golkar merupakan partai yang paling banyak diberitakan, mencapai 944.000 kali, dan paling tinggi popularitas di media sosial dengan total pembahasan 3.630.000 kali.

Dalam melakukan penelitian tersebut, Intermedia Research Indonesia (IRI) melakukan dua pola penelitian, pertama hanya memantau jumlah berita di media massa, dan kedua memantau semua pembicaraan di sosial media, mencakup share berbagai media online, website, dan media sosial seperti, Facebook, Twitter, Youtube, Instagram, Google Plus, LinkedIn, dan lainnya. Adapun jenis postingan yang dipantau termasuk semua data berupa share link, status, tweet, update, gambar, serta video.

Hasil Survei : Popularitas Partai Aceh Tertinggi

Partai Aceh (PA) memiliki popularitas tertinggi dibandingkan partai lokal lainnya di Aceh selama kurun waktu 2017 sampai 2018, disusul oleh Partai Nanggroe Aceh (PNA), Partai SIRA, dan Partai Daerah Aceh (PDA).

Demikian disampaikan Direktur Intermedia Research Indonesia (IRI), Mulyadi Nurdin, Lc, MH di Jakarta, Kamis (21/6/2018).

Menurutnya, penelusuran tersebut dilakukan dalam rentang waktu satu tahun, mulai Juni 2017 sampai Juni 2018 mencakup berbagai media online, website, dan media sosial seperti, Facebook, Twitter, Youtube, Instagram, Google Plus, LinkedIn, dan lainnya. Adapun jenis postingan yang dipantau termasuk semua jenis share link, status, tweet, gambar, serta video.

Mulyadi Nurdin menjelaskan bahwa total pembicaraan (tweet, status, share link) dan pemberitaan seputar empat partai lokal Aceh selama setahun terakhir sebanyak 38.610 kali, dimana Partai Aceh (PA) terpantau dibicarakan sebanyak 22.300 kali dalam setahun terakhir, dengan persentase sebesar 57,8 persen dari total postingan yang beredar.

Selanjutnya disusul oleh Partai Nanggroe Aceh (PNA) yang dibicarakan sebanyak 7.270 kali, dengan persentase sebesar 18,8 persen dari total postingan.
Selanjutnya disusul Partai SIRA yang mendapat 5.900 kali pembicaraan, dengan persentase sebesar 15,3 persen, dan yang terakhir Partai Daerah Aceh (PDA) yang mendapat 3.140 pembicaraan, dengan persentase sebesar 8,1 persen dari total pembicaraan.

Ia menambahkan bahwa popularitas pimpinan partai lokal tidak serta merta berpengaruh signifikan terhadap popularitas partai, misalnya popularitas Gubernur Irwandi yusuf yang sebenarnya dua  kali lipat di atas Mualem, tetapi efek terhadap partai belum signifikan, begitu juga dengan ketua partai SIRA Muhammad Nazar, secara statistik lumayan unggul, tetapi efek terhadap partai menunjukkan hasil berbeda.

Mulyadi Nurdin menambahkan jika yang diukur adalah pemberitaan media massa saja tanpa  termasuk media sosial di dalamnya, maka terpantau semua pemberitaan seputar partai lokal adalah sebanyak 4.468 kali diberitakan, dengan persentase Partai Aceh sebesar 64 Persen, atau sebanyak 2.870 kali, selanjutnya PNA sebesar 18 persen, atau sebanyak 820 kali, disusul Partai SIRA sebanyak 8,8 persen, atau sebanyak 392 kali, dan PDA sebesar 8,6 persen, atau sebanyak 386 kali.

Menurut penjelasan Mulyadi Nurdin, Intermedia Research Indonesia (IRI) melakukan survey rutin dengan melakukan monitoring semua trafik berita di media massa dan pembicaraan di media sosial seputar partai lokal Aceh dalam setahun terakhir. Metodologi yang digunakan adalah online realtime monitoring pada media massa dan media sosial yang memberitakan tentang topik tersebut.

Survey Intermedia Research Indonesia (IRI) tentang Pimpinan Parpol: Popularitas Irwandi Tertinggi

Intermedia Research Indonesia (IRI) mengukur Popularitas ketua partai lokal Aceh, dan hasilnya adalah popularitas Ketua Umum Partai Nanggroe Aceh (PNA), Irwandi Yusuf tertinggi dibandingkan dengan ketua umum tiga partai lokal lainnya.

Demikian disampaikan Direktur Intermedia Research Indonesia (IRI), Mulyadi Nurdin, Lc, MH di Jakarta, Kamis (21/6/2018).

Ia menjelaskan bahwa ada empat partai lokal yang akan mengikuti pemilu pada tahun 2019, dan IRI melakukan penelitian popularitas Ketua partai lokal sejak Juni 2017 sampai Juni 2018 yaitu Ketua Partai Aceh (PA), Muzakir Manaf atau Mualem, Ketua Partai SIRA, Muhammad Nazar, Ketua Partai Daerah Aceh (PDA) Tgk Muhibussabri, dan Ketua umum Partai Nanggroe Aceh (PNA), Irwandi Yusuf.

Hasil penulusuran IRI didapatkan bahwa total perbincangan seputar para pimpinan empat partai lokal Aceh tersebut berjumlah 88.410 kali, dimana Ketua umum Partai Nanggroe Aceh (PNA), Irwandi Yusuf dibicarakan sebanyak 41.600 kali atau sebesar 47,1 persen, disusul Ketua Partai SIRA, Muhammad Nazar sebanyak 24.900 kali, atau sebesar 28,2 persen, selanjutnya Ketua Partai Aceh (PA), Muzakir Manaf atau Mualem sebanyak 20.300 kali, atau sebesar 23 persen, dan yang terakhir Ketua Partai Daerah Aceh (PDA) Tgk Muhibussabri dibicarakan sebanyak 1.610 kali atau sebesar 1,8 persen.

Mulyadi Nurdin menjelaskan bahwa pihaknya melakukan pemantauan tersebut untuk mengukur sejauh mana efek popularitas masing-masing ketua partai terhadap partainya, dan sebaliknya.

Menurutnya, penelusuran tersebut dilakukan dalam rentang waktu satu tahun, mulai Juni 2017 sampai Juni 2018 mencakup berbagai media online, website, dan media sosial seperti, Facebook, Twitter, Youtube, Instagram, Google Plus, LinkedIn, dan lainnya. Adapun jenis postingan yang dipantau termasuk semua jenis share link, status, tweet, gambar, serta video.

Menurut Mulyadi Nurdin popularitas Irwandi Yusuf didukung oleh jabatannya sebagai Gubernur Aceh, sehingga mendapat porsi pembicaraan yang cukup luas, sementara Ketua Partai SIRA Muhammad Nazar didukung oleh popularitasnya sebagai mantan presidium gerakan SIRA dan mantan Wakil Gubernur Aceh, sehingga sering dikait-kaitkan dengan jabatan tersebut.

Sementara itu Ketua Partai Aceh, Mualem, walau menduduki beberapa jabatan, baik dalam partai maupun di luar partai, masih agak kurang tampil di media massa, sehingga walau popularitas Partai Aceh paling tinggi, popularitas Mualem menduduki peringkat ketiga dari empat pimpinan Partai lokal Aceh.

Menurut penjelasan Mulyadi Nurdin, Intermedia Research Indonesia (IRI) melakukan survey rutin dengan melakukan monitoring semua trafik berita di media massa dan pembicaraan di media sosial seputar Ketua partai politik lokal di Aceh dalam setahun terakhir. Metodologi yang digunakan adalah online realtime monitoring system pada media massa dan media sosial yang memberitakan tentang topik tersebut.

Survey Intermedia Research Indonesia (IRI) tentang Tokoh Nasional: Popularitas Jokowi Tertinggi

Jakarta - Popularitas Presiden Joko Widodo tertinggi dibandingkan dengan sejumlah tokoh nasional lainnya, demikian hasil survey Intermedia Research Indonesia (IRI) yang dirilis di Jakarta, Kamis (21/6/2018).

Direktur Intermedia Research Indonesia (IRI), Mulyadi Nurdin, Lc, MH menjelaskan bahwa pihaknya melakukan penelitian tingkat popularitas tokoh nasional menjelang Pemilihan Presiden 2019 dengan melakukan tracking pemberitaan semua media massa dan semua pembicaraan di sosial media dalam rentang waktu satu tahun, mulai Juni 2017 sampai Juni 2018.

Dalam melakukan penelitian tersebut jelas Mulyadi Nurdin, Intermedia Research Indonesia (IRI) mendata nama-nama tokoh yang paling banyak diberitakan oleh media massa dan paling aktif dibahas di semua kanal media sosial baik sebagai calon presiden, calon wakil presiden, politisi, tokoh agama, profesional serta akademisi, dan hasilnya menunjukkan Jokowi merupakan tokoh yang paling banyak diberitakan, mencapai 2.460.000 kali, dan paling tinggi popularitas di media sosial dengan total pembahasan 15.800.000 kali.

Dalam melakukan penelitian tersebut, Intermedia Research Indonesia (IRI) melakukan dua pola penelitian, pertama hanya memantau jumlah berita di media massa, dan kedua memantau semua pembicaraan di sosial media, mencakup share berbagai media online, website, dan media sosial seperti, Facebook, Twitter, Youtube, Instagram, Google Plus, LinkedIn, dan lainnya. Adapun jenis postingan yang dipantau termasuk semua data berupa share link, status, tweet, update, gambar, serta video.

Untuk 10 besar tokoh nasional kategori yang paling banyak diberitakan oleh media massa dalam satu tahun terakhir adalah sebagai berikut:
Jokowi 2.460..000 kali, Amien Rais 1.340.000, Grace Natalie ketua PSI 766. 000 kali, Prabowo 738.000 kali, Sandiaga Uno 440.000 kali, Setya Novanto 375.000 kali, Anies Baswedan 361.000 kali, AHY 346.000 kali, SBY 339.000 kali, Fahri Hamzah 326.000 kali.

Sementara 10 besar tokoh nasional kategori yang paling populer di semua kanal informasi termasuk media sosial adalah sebagai berikut:
Jokowi dibicarakan sebanyak 15.800.000 kali, Fadli Zon 9.680.000 kali, Grace Natalie ketua PSI 5.930.000 kali, Amien Rais 4.440.000 kali, SBY 3.610.000 kali, Prabowo 3.550.000 kali, Gatot Nurmantyo 2.040.000 kali, TGB Zainul Majdi 2.010.000 kali, AHY 1.780.000 kali, Ahmad Heryawan 1.600.000 kali.

Menurut penjelasan Mulyadi Nurdin, Intermedia Research Indonesia (IRI) melakukan survey rutin dengan melakukan monitoring semua trafik berita di media massa dan pembicaraan di media sosial seputar popularitas tokoh nasional dalam setahun terakhir. Metodologi yang digunakan adalah online realtime monitoring system pada media massa dan media sosial yang memberitakan tentang topik tersebut.

Hari Pertama Kerja Pasca Idul Fitri, Sekda Aceh Sidak Ke Sejumlah Dinas

Banda Aceh – Sekretaris Daerah Aceh, Drs. Dermawan, MM melakukan inspeksi mendadak pada hari pertama masuk kerja pasca libur idul fitri ke sejumlah dinas di lingkungan Pemerintah Aceh, Kamis (21/6/2018).

Sidak tersebut dilakukan setelah apel bersama di Sekretriat Daerah Aceh dan hahal bi halal di halaman kantor Gubernur Aceh.  Sesuai surat edaran Gubernur Aceh sebelum cuti idul fitri,  seluruh ASN harus kembali masuk kerja pasca cuti lebaran.
Adapun dinas yang disidak Dermawan, yaitu Dinas Syariat Islam Aceh, Dinas Pangan Aceh, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Dinas Energi dan Mineral Aceh dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Aceh.

Turut mendampingi Sekda, Kepala Biro Umum Sekretaris Daerah Aceh, Akmil Husin dan sejumlah pejabat lainnya.
Dalam sidak tersebut, Dermawan memeriksa kehadiran para pegawai baik PNS maupun Kontrak di setiap dinas. Dermawan juga mengecek langsung absensi kehadiran disetiap dinas.
Dermawan mengatakan, kehadiran para pegawai di hari pertama masuk kerja pasca cuti idul fitri akan menjadi bahan evaluasi kinerja pegawai.

Bagi PNS kata Dermawan, akan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan berlaku, sedangkan bagi pagawai kontrak akan dipertimbangkan ikatan kontraknnya.
Dari lima dinas yang disidak, hanya beberapa pegawai yang tidak hadir karena sakit dan izin belajar dan tanpa keterangan. Semua rekap absensi pegawai disetiap dinas diserahkan ke Biro organisasi Setda Aceh.

Pemerintah Aceh Gelar Apel Perdana Pasca Libur Idul Fitri

Banda Aceh - Pemerintah Aceh menggelar apel pagi bersama pada hari pertama dimulainya aktifitas perkantoran pasca libur Idul Fitri di halaman Kantor Gubernur Aceh, Kamis 21 Juni 2018.

Apel dipimpin Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan diikuti Sekda Aceh, Para Asisten, Staf Ahli Gubernur, Kepala Biro dan Kepala SKPA, serta seluruh Alaratur Sipil Negara di lingkup Setda Aceh.

Dalam sambutannya Wagub menyampaikan empat hal yang diminta menjadi perhatian bersama.

Yaitu terkait perencanaan program dan kegiatan, pemberantasan korupsi, kinerja dan disiplin, serta kapasitas sumberdaya aparatur.

Terkait perencanaan program dan kegiatan, Wagub mengatakan semua pihak harus lebih fokus dalam menyusun program dan kegiatan sehingga dampak dari pelaksanaan program dan kegiatan dapat dirasakan secara nyata dan dapat mendorong pertumbuhan sektor riil
perekonomian masyarakat Aceh.

"Untuk itu dalam penyusunan program dan kegiatan, SKPA harus memiliki prioritas dan target yang berpedoman kepada RPJM Aceh 2017-2022," ujar Wagub.

Wagub juga berharap kepada masing-masing kepala SKPA supaya membuat terobosan dan inovasi serta mensinergikan dengan prioritas pembangunan dan program unggulan Aceh Hebat.

APBA Tahun 2018 ini juga diingatkan harus digunakan dan dimanfaatkan sepenuhnya untuk pembangunan Aceh.

"Saya berharap disamping realisasi dan daya serap anggaran, kita harus melihat juga tingkat kinerja pembangunan sehingga secara statistik mengalami peningkatan pada masing-masing sektor," kata Wagub.

Sementara terkait pemberantasan korupsi, Wagub mengatakan, status
Aceh saat ini merupakan wilayah pembinaan KPK.

Dengan status ini, maka segala aspek tata kelola pemerintahan, harus diarahkan sedemikian rupa agar upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi bisa terlaksana dengan baik.

Sedangkan terkait permasalahan kinerja dan disiplin Aparatur Sipil Negara, lanjut Wagub, saat ini Pemerintah Aceh telah menetapkan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 58 Tahun 2018 tentang Manajemen Kinerja ASN di Lingkungan Pemerintah Aceh.

Untuk penerapan manajemen kinerja, menurut Wagub dibutuhkan dua dokumen penting, yaitu Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja.

"SKPA harus sudah menyelesaikan dua dokumen ini dalam tahun 2018 ini. Kami minta keseriusan para Kepala SKPA menyelesaian dokumen ini, karena dari kedua dokumen tersebut akan menentukan target kinerja masing-masing ASN, sebagai dasar pertimbangan pemberian tambahan penghasilan bagi PNS," ujar Wagub.

Terakhir, Wagub menjelaskan terkait peningkatan kapasitas dan
profesionalisme Aparatur Sipil Negara.

Wagub mengatakan Pemerintah Aceh bertanggung jawab terhadap kelangsungan penyediaan tenaga-tenaga yang memiliki keahlian di bidang tugas masing-masing agar roda pemerintahan tetap berjalan dengan lancar.

Karena itu masing-masing atasan diwajibkan melakukan pembinaan dan peningkatan kapasitas kepada setiap staf yang berada di bawahnya.

Sedangkan untuk tenaga kontrak, direncanakan akan dilakukan evaluasi. Karena itu diharapkan SKPA agar segera menyusun daftar kebutuhan tenaga kontrak.

"Untuk menindaklanjuti hal tersebut, kami minta Kepala Badan Kegawaian Aceh agar dapat melaksanakan, mengkoordinir dan melaporkan hasilnya kepada kami," kata Wagub.

Tinjau Penyeberangan Ulee Lheue, Wagub Minta Masyarakat Dilayani Maksimal

Banda Aceh -- Wakil Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah MT., meninjau arus mudik dari pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue Banda Aceh, Selasa 12 Juni 2018. Dalam tinjauan tersebut, Wagub Nova menanyakan perihal kenyamanan moda transportasi laut pada penumpang yang akan menyeberang dari Banda Aceh ke Sabang.

"Mudah-mudahan semuanya aman. Jika ada keluhan dalam semua pelayanan, tolong disampaikan," kata Wagub Nova.

Wagub Nova meminta, semua stakeholder berkoordinasi dengan baik, sehingga pelayanan yang diterima masyarakat dapat maksimal. 

Hingga H -3 lebaran Idul Fitri, arus mudik dari pelabuhan Ulee Lheue terpantau lancar. Diperkirakan, kepadatan penumpang bakal terjadi paska-lebaran. Di mana, penumpukan penumpang bakal terjadi bukan karena arus mudik, melainkan kunjungan wisatawan yang mengagendakan liburan ke Pulau Sabang. 

"Bukan hanya karena mudik, tapi semua pihak harus mengantisipasi kedatangan wisatawan yang akan berkunjung ke Sabang paska-lebaran," kata Wagub Nova

Untuk melayani pemudik dan wisatawan, ASDP mengoperasikan dua kapal very roro (kapal lambat) dan tiga kapal cepat yang akan melayani rute Ulee Lheue Banda Aceh - Balohan Sabang. Sementara ke Pulo Aceh, ASDP mengoperasikan satu very roro, yaitu KMP Papuyu.

"Normalnya ada 3 trip kapal yang bolak-balik yang akan mengangkut sekitar 600 penumpang. Sampai hari ini belum signifikan dan diperkirakan lebaran nanti diperkirakan bisa 2 kali lipat bertambah penumpang," kata pihak ASDP, Slamet Riyadi.

Wagub Nova Tinjau Arus Mudik di Terminal Batoh

Banda Aceh - Wakil Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah MT., meninjau arus mudik dari Terminal Tipe A Bathoh Banda Aceh, Senin 11 Juni 2018. Tinjauan tersebut dilakukan jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada hari Jumat mendatang.

Wagub Nova mengatakan, secara umum pelaksanaan mudik tahun 2018 berjalan lancar. Untuk memastikan keamanan perjalanan, para sopir juga dilakukan tes urin guna mengetahui bahwa mereka terbebas dari narkoba. Untuk menghindari penumpukan penumpang, Perum Damri juga menambah armada yang siap mengangkut penumpang ke kampung halaman. 

"Antara petugas dengan pengusaha bus kita minta saling berkoordinasi dan pastikan kenyamanan penumpang harus diutamakan," kata Wagub Nova di Posko layanan mudik komplek terminal Bathoh.

Kepada para penumpang, Wagub Nova meminta agar senantiasa mengingatkan sopir bus, agar tidak ugal-ugalan dalam menyupiri kendaraan. Tujuan dari mudik, kata Nova, adalah silaturrahmi. Karena itu, ia meminta sopir bus berhati-hati dalam perjalanan.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Junaidi, mengatakan dalam pekan ini tren penumpang yang mudik mengalami penurunan. 

"Tertinggi adalah pada H-6 lebaran," kata Junaidi. Hal tersebut terjadi diakibatkan libur panjang yang telah dimulai pada pekan lalu. Namun demikian, pengusaha bus dan Perum Damri menyediakan hingga 50 unit bus yang akan melayani penumpang. Diketahui bahwa seluruh bus terisi penuh.

"Dalam kondisi normal semalam ada 35 bus yang berangkat. Mudik kali ini ada peningkatan hingga 50 unit bus," kata Junaidi. 

Dinas Perhubungan Aceh dilaporkan juga membuka posko-posko layanan mudik di berbagai daerah. Posko gabungan tersebut tersebut tersebar di seluruh Aceh. Di antara petugas yang memberikan layanan di sana adalah RAPI, Orari, Dishub, SAR, Organda, dan Dinas Kesehatan.

Junaidi mengimbau bagi setiap pengendara untuk mengutamakan kesehatan dan keselamatan selama mudik. Para pemudik diminta beristirahat di posko jika kelelahan dalam perjalanan.

Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan Untuk Dayah Nur Yaqdhah Aceh Selatan

Aceh Selatan - Gubernur Aceh,  Irwandi Yusuf melalui Wakil Gubernur Aceh,  Nova Iriansyah menyalurkan bantuan masa panik kebakaran untuk Dayah Nur Yaqdhah di Desa Kuta Trieng, Kecamatan Labuhanhaji Barat, Selasa (05/06/2018).

Turut mendampingi Wakil Gubernur, Sekda Aceh Selatan,  Kepala Dinas Sosial Aceh,  Al-Hudri, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh Teuku Ahmad Dadek serta sejumlah pejabat lainnya.

Bantuan yang diserahkan berupa perlengkapan sandang pangan berupa,  pakaian,  mukena, selimut, triplek,  bahan makanan serta berbagai kebutuhan lainnya. 

"Setiap musibah pasti ada hikmahnya,  apalagi ini terjadi di sepertiga terakhir bulan ramadhan," kata Nova usai menyerahkan bantuan yang diterima langsung oleh pimpinan Dayah.

Nova meminta Dinas Sosial dan BPBA  berkoordinasi dengan dinas terkait lainnya untuk  membantu membangun kembali bilik santri yang sudah terbakar.

Nova berharap para santri dan  pimpinan dayah agar tetap semangat dan bangkit kembali dari musibah tersebut.

"Mudah-mudahan aktifitas belajar mengajar bisa kembali seperti biasa,  tentu dengan dukungan dari kita semua, " ujar Nova. 

Nova juga menyampaikan bahwa untuk tahun ini,  Pemerintah Aceh melalui Badan Dayah juga sudah mengangarkan anggaran senilai 1.2 milyar untuk Pembangunan Asrama Dayah Nur Yaqdhah.

Sementara itu,  Kepala Dinas Sosial Aceh Al-Hudri mengatakan, Dinas Sosial Aceh sebelumnya  sudah menyalurkan bantuan masa panik melalui Dinas Sosial Kabupaten Aceh Selatan. 

"Tapi atas perintah Pak Gubernur dan Wakil Gubernur,  kami diminta langsung turun ke lokasi kebakaran, " kata Hudri.

Pada kesempatan tersebut,  kepala BPBA, Ahmad Dadek menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh melalui BPBA akan membangun hunian sementara senilai 200 juta sehingga aktifitas belajar usai libur nanti bisa berjalan sebagaimana mestinya. 

"Mekanismenya akan kami bicarakan lagi, apakah kami serahkan bahan bangunan atau melalui pihak ketiga," ujar Dadek.

Dayah yang dipimpin oleh Tgk. Syukri Waly (Abu Muda)  itu mengalami musibah kebakaran, senin (04/06/2018) dinihari. Puluhan bilik santri beserta pakaian dan ribuan kitab hangus terbakar.

Kebakaran tersebut tidak menelan korban jiwa karena santri sedang libur ramadhan dan pulang ke kampung masing-masing.  Adapun kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Sultanah Putroe, Pewaris Kesultanan Aceh Wafat di NTB

Sultanah Putroe, Pewaris Kesultanan Aceh Wafat di NTB

Sultanah Putroe, Pewaris Kesultanan Aceh Wafat di NTB
Sultanah Teungku Putroe Safiatuddin Cahya Nur Alam/Foto: Istimewa
Banda Aceh - Pewaris Kesultanan Aceh Sultanah Teungku Putroe Safiatuddin Cahya Nur Alam wafat di RS Kota Mataram, Nuta Tenggara Barat (NTB). Jenazah Sultanah Putroe rencananya dikebumikan di Aceh.

Informasi dihimpun detikcom, Sultanah Putroe wafat pagi tadi sekitar pukul 06.45 WITA, Rabu (6/6/2018). Jenazah selanjutnya disemayamkan di rumah duka di Jalan Kesra Raya No.124, Perumnas Tanjung Karang, Mataram.

Kepala Biro Humas Setda Aceh, Rahmad mengatakan, Sultanah Putroe akan dimakamkan di Banda Aceh. Rencananya, jenazah diberangkatkan dari Jakarta ke Tanah Rencong sekitar pukul 18.00 WIB.

"Menurut informasi yang kita dapatkan tadi demikian, cuma saya belum konfirmasi ke Jakarta apakah sesuai jadwal itu atau tidak. Tetapi saya mengecek terlebih dahulu, siapa tahu ada perubahan jadwal," kata Rahmad kepada wartawan.

Sultanah Teungku Putroe Safiatuddin Cahya Nur Cahya Nur Alam anak dari Tuanku Raja Ibrahim bin Sultan Muhammad Daodsyah. Nama terakhir ini merupakan sultan Aceh Darussalam yang terakhir, yang memimpin perang melawan Belanda.

Akademisi dan pemerhati sejarah, Muhammad Adli Abdullah Bawarith mengatakan, berdasarkan informasi yang diperolehnya jenazah Sultanah Putroe akan dikebumikan di Kompleks Badan Pembina Rumpun Iskandarmuda (Baperis). Lokasi ini merupakan kompleks makam Sultan Iskandar Muda, dan makam Sultan Besar Sultan Mansur Syah.

"Kemungkinan jenazah Sultanah Teungku Putroe Safiatuddin Cahya Nur Alam akan dimakamkan di samping ayah beliau, Tuanku Raja Ibrahim, di Baperis," kata Adli Abdullah kepada wartawan.

Seperti diketahui, Sultanah Putro Safiatuddin Cahya Nur selama ini menetap di Mataram, NTB bersama keluarganya. Pada November 2017 lalu, dia diundang oleh Presiden Joko Widodo ke Istana Negara di Jakarta untuk menerima plakat dan piagam gelar Pahlawan Nasional atas nama Almarhumah Laksamana Keumalahayati.

Piagam itu diserahkan langsung Presiden Jokowi dalam satu upacara penganugerahan gelar pahlawan di Istana Negara, Jakarta, Kamis 9 Novermber 2017. (Detik)
Kecelakaan Bus VS Sepeda Motor

Kecelakaan Bus VS Sepeda Motor

Bus tabrak motor, renggut nyawa ibu dan anak
Foto: Ilustrasi
Sigli - Mobil bus Simpati Star BL 7709 AA menabrak pengendara sepeda motor di jalan Banda Aceh - Medan, tepatnya di Gampong Jok Tanjong, Padang Tiji, Kabupaten Pidie, Aceh dan insiden tersebut merunggut dua nyawa ibu dan anak.

"Laka lantas itu menyebabkan dua orang meninggal ditempat dan korban adalah ibu dan anak," kata Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar melalui Kasat Lantas AKP Radhika Angga Rista, SIK via sambungan telepon dari Banda Aceh, Selasa.

Dia menjelaskan, sepeda motor jenis Suzuki tanpa nomor polisi yang dikenderai oleh Jamaluddin dan membonceng istri serta tiga anaknya melaju dari arah Banda Aceh-Medan dan setiba di lokasi kejadian mobil bus Simpati Star tersebut dari arah yang sama melaju dengan kecepatan tinggi.

"Mobil bus Simpati Star BL 7709 AA seperti tidak memperhatikan pengendara Ranmor R2 jenis Suzuki yang ada di depannya sehingga hilang kendali dan membanting setir ke kanan dan jarak yang sudah sangat dekat terjadi tabrakan," jelasnya.

Ada pun identitas kedua korban meninggal dunia yaitu, Badri (40) ibu rumah tangga (IRT) dan anaknya Mursilin (5).

Sementara tiga orang lainnya yang berboncengan dengan sepeda motor jenis Suzuki mengalami luka berat dan ringan di bagian kepala, tangan dan kaki, jelasnya lagi.

Terkait laka lantas itu, Polres Pidie mengamankan barang bukti berupa Mobil bus Simpati Star BL 7709 AA dan sepeda motor jenis Suzuki tanpa nomor polisi.

"Korban yang berboncengan dengan sepeda motor masih medapat perawatan medis," ujar Kasat Lantas Polres Pidie.(antaranews)

Wagub Nova Paparkan Strategi Pengentasan Kemiskinan di Aceh

Bireuen -- Wakil Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah MT., mengatakan ada 4 strategi pengentasan kemiskinan di Aceh sebagaimana tertuang dalam rancangan RPJM Aceh tahun 2017-2022.

Empat strategi itu adalah peningkatan program perlindungan sosial; peningkatan akses rumah tangga pada pelayanan dasar; pemberdayaan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan inklusif.

"Melihat tingkat kemiskinan yang masih tinggi di Aceh, maka kita dituntut agar lebih memaksimalkan empat program itu," kata Wagub Nova dalam Rapat Koordinasi Daerah Regional I terkait penyamaan persepsi dan percepatan penanggulangan kemiskinan di Aceh, di Aula Setda Kabupaten Bireuen, Senin 4 Juni 2018.

Wagub Nova mengatakan, dalam perlindungan sosial, pemerintah Aceh giat memberikan bantuan sosial berbasis keluarga seperti beasiswa untuk anak yatim, JKA, membangun dan merehab rumah penduduk miskin.

Sementara dalam hal pembinaan rumah tangga pada pelayanan dasar, pemerintah Aceh telah mempermudah akses bagi layanan pendidikan dasar dan layanan kesehatan. Untuk pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan inklusif, pemerintah Aceh terus mendorong pertumbuhan UMKM, membuka konektivitas antar-sentra  produksi dengan pasar, mempercepat pertumbuhan sektor riil, serta mendorong pembangunan pertanian yang produktif.

Kantong-kantong kemiskinan di Aceh umumnya berada di wilayah pedesaan. Merujuk ke data yang dikeluarkan akhir September 2017 lalu, 19,3 persen angka kemiskinan dari 15,92 persen berada di kawasan pedesaan. Sementara angka kemiskinan di perkotaan sekitar 11,1 persen.

"Merujuk kepada data ini, maka jika kita ingin menurunkan angka kemiskinan di Aceh, fokus utamanya harus mengarah ke wilayah pedesaan atau gampong," kata Nova.

Selain itu, lanjut Nova, salah satu penyebab lain kemiskinan di Aceh, adalah komitmen dalam menjalankan program penanggulangan kemiskinan yang masih rendah.

Nova yang juga Ketua Tim Koordinasi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Aceh, menyebutkan Aceh sebenarnya cukup terbantu dengan hadirnya program dana desa yang dialokasikan dari APBN. Dari tahun 2015 hingga 2018, total anggaran untuk Aceh sudah mencapai Rp.14,8 triliun. Dengan dukungan itu, diharapkan setiap gampong bisa lebih berkembang dan tumbuh menjadi gampong mandiri.

Untuk mendorong tercapainya hal tersebut, Nova mengajak semua pihak  berembuk guna merumuskan langkah terbaik dalam memberdayakan gampong dengan mengoptimalkan anggaran yang ada.

"Tujuannya untuk meningkatkan pembangunan kesejahteraan rakyat, sehingga kita secara otomatis dapat pula menurunkan angka kemiskinan di Aceh," kata Nova.

Selainnya, untuk pengentasan kemiskinan, pemerintah kabupaten dan kota di Aceh diajak mencari skema pendanaan lain, dengan tidak terpaku pada dana reguler (APBK/APBD) yang nilainya relatif kecil.

Sementara Sekretaris TKP2K, Azhari, menyebutkan pemerintah Aceh menargetkan angka kemiskinan di Aceh turun minimal 1 persen per tahun. Angka itu sebenarnya telah tercapai pada periode pemerintahan tahun 2007-2012. Di mana di tahun itu kemiskinan turun hingga mencapai 8 persen atau 1,6 persen per tahunnya. Hanya saja pada periode selanjutnya mulai bergerak lambat yaitu berkisar 0,5 persen.

Melihat anggaran Aceh yang tertinggi di Sumatera, harusnya, kata Azhari, Aceh tidak layak jadi daerah miskin. "Kita perlu berpikir serius untuk menanggulangi kemiskinan di Aceh," kata Azhari.

Wagub: Dakwah Islam Harus Terus Kita Galakkan

Banda Aceh - Syiar dan dakwah Islam harus terus digalakkan, terutama dalam upaya memperkuat implementasi syariat Islam di Aceh.

Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah saat menutup kegiatan Syiar Ramadhan 1439 Hijriah yang diadakan Ikatan Remaja Masjid Jami’ Pagar Air, Aceh Besar, Sabtu (2/5/2018).

"Syiar dan Dakwah adalah di antara elemen penting, untuk membangun kesadaran dan kepahaman ummat akan pentingnya meraih ridha Allah melalui pelaksanaan Syariat Islam secara kaffah," ujar Wagub.

Aktivitas syi’ar Islam, lanjut Wagub, semakin menemukan momentumnya di bulan suci Ramadhan yang penuh suasana kebahagiaan dan kegembiraan ini.

"Yang menjadikan kita lebih bangga, adalah kegiatan syiar Islam ini ternyata banyak yang diinisiasi dan bahkan dijalankan sepenuhnya oleh generasi muda Islam Aceh, termasuk misalnya kegiatan Syiar Ramadhan yang diselenggarakan oleh Ikatan Remaja Masjid Jami' Pagar Air," kata Wagub.

Wagub menjelaskan, Pemerintah Aceh mendukung setiap kegiatan positif seperti syiar ramadhan, serta berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut di bulan-bulan lainnya.

Wagub juga mengatakan, Syiar Islam harus dilakukan dengan mengedepankan kelembutan sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad.

"Syiar tidak perlu diperjuangkan dengan berdarah-darah. Syiar diperjuangkan dengan ketauladanan, dengan kreativitas dan dengan prestasi-prestasi gemilang," kata Wagub.

Syiar Ramadhan yang telah berlangsung selama seminggu ini dirangkai dengan berbagai perlombaan. Seperti tilawatil Quran, cerdas cermat dan berbagai perlombaan lainnya.

Wagub: PKA Dongkrak Kunjungan Wisatawan dan Bangkitkan Ekonomi Kreatif

Banda Aceh - Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-7 harus mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan serta menjadi kegiatan yang memiliki multi efek bagi perekonomian rakyat dan menjadi momentum bangkitnya industri-industri kreatif masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah, selaku Ketua Panitia Pelaksana PKA VII, pada konferensi pers terkait kegiatan PKA VII yang dirangkai dengan buka puasa bersama awak media, di komplek Museum Aceh, Minggu (3/6/2018).

"PKA diharapkan menjadi kegiatan yang mampu mendongkrak kunjungan wisatawan serta menjadi momentum bagi sektor ekonomi rakyat, terutama ekonomi kreatif. Oleh karena itu, kita mengundang sebanyak-banyaknya partisipan untuk turut memeriahkan PKA7 ini," kata Wagub.

Nova menambahkan, PKA VII tak hanya diikuti peserta dari 23 kabupaten/kota se-Aceh, namun sejumlah provinsi dan negara-negara Islam serta beberapa negara ASEAN juga telah berkomitmen untuk turut memeriahkan kegiatan yang mengangkat tema 'Aceh Hebat dengan Adat Budaya Bersyariat' ini.

Wagub juga mengungkapkan, PKA 7 yang berlangsung pada 5-15 Agustus 2018, akan dihadiri oleh 35 ribu peserta dan dibuka secara resmi oleh Presiden RI Joko Widodo, di Stadion Harapan Bangsa, Lhoong Raya.

"Ada hasil nyata tapi tidak instan yang kita dapatkan dalam setiap gelaran PKA. Jadi, yang kita dapat dari PKA 7 adalah manfaat atau benevit bukan keuntungan atau provit. Meski ada output yang didapatkan masyarakat saat PK berlangsung tapi kita juga menargetkan keuntungan jangka panjang," imbuh Nova.

Sejumlah kegiatan akan mengisi PKA 7, diantaranya pawai budaya, pameran kebudayaan, sejarah, kuliner, produk kreatif, dan bisnis kepariwisataan serta festival seni dan budaya dan lomba atraksi budaya.

Selain itu, PKA 7 juga akan diisi dengan seminar kebudayaan  kemaritiman serta pemberian anugerah budaya untuk mengapresiasi masyarakat Aceh yang telah berkontribusi melestarikan kebudayaan Aceh.

Untuk menyukseskan kegiatan ini, Wagub mengimbau seluruh masyarakat dan awak media untuk mempromosikan PKA 7.

"Ini adalah kegiatan yang bertujuan untuk mengangkat kebudayaan Aceh agar dikenal oleh masyarakat luas. Oleh karena itu, semua pihak harus terlibat aktif mendukung dan mensukseskan PKA 7 termasuk awak media. Info terbaru terkait perkembangan tahapan event ini tentu akan kami sampaikan secara periodik kepada teman-teman media," pungkas Wakil Gubernur Aceh.

Polisi Bersenjata Masuk Unri Geledah Teroris, Fahri Hamzah Protes

Polisi Bersenjata Masuk Unri Geledah Teroris, Fahri Hamzah Protes


Polisi Bersenjata Masuk Unri Geledah Teroris, Fahri Hamzah ProtesFahri Hamzah (Kanavino/detikcom)

Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah memprotes polisi yang membawa senjata saat menggeledah terduga teroris di Universitas Riau (Unri) di Pekanbaru. Menurutnya, senjata yang masuk ke kampus seperti kejadian pada zaman Orde Baru (Orba).

Hal itu seperti disampaikan Fahri dalam akun Twitter-nya @Fahrihamzah, Sabtu (2/6/2018) pukul 19.40 WIB. Bahkan Fahri turut men-tag akun Twitter Presiden Joko Widodo @jokowi, yang menyebut Jokowi tidak pernah menjadi aktivis.

"Pak @jokowi, ini jangan dibiarkan, kalau senjata laras panjang sudah masuk kampus, kita telah kembali ke zaman batu! Mungkin bapak tidak pernah menjadi aktivis. Maka bapak biarkan kejadian ini. Ini perang dengan mahasiswa!" kata Fahri dalam akun Twitternya.

Cuitan tersebut telah dicuitkan ulang sebanyak 423 kali dan disukai 503 orang. Kemudian Fahri kembali mencuit, yang menyinggung Jokowi tidak memiliki kemampuan memahami permasalahan bangsa.

"Ini sebenarnya soal diameter ukuran otak pemerintahan dan presidennya. Tidak lebih. Presiden @jokowi tidak punya kemampuan memahami kompleksitas Indonesia. Itu masalahnya. Dan otak mini sekarang jadi wabah. Menjalar ke mana-mana. #SaveKampus #SaveUNRI," sambung Fahri.

Lanjut Fahri, menurutnya mimbar akademik telah dirusak oleh negara. Setiap cuitannya, Fahri memakai tagar #SaveKampus.

"Kalau musuh pak @jokowi dia akan dorong represi kepada kampus yang lebih ganas dari era orde baru seperti sekarang ini sehingga tak ada 1 pun kampus yang akan mau menerima presiden lagi. Bagus! Tapi Sadarkah bahwa negara sedang merusak mimbar akademik kita? #SaveKampus," imbuhnya.

Fahri menambahkan, kampus, rumah sakit, dan parlemen merupakan tempat yang tidak boleh ada senjata. Menurutnya, tiap orang di kampus tidak boleh membawa senjata.

"Kampus, parlemen, rumah sakit adalah di antara tempat yang harus bersih dari senjata. Apalagi senjata laras panjang. Siapa pun termasuk mahasiswa dan dosen dilarang membawa senjata mematikan. Karena ini tempat orang bicara tanpa ancaman kekerasan fisik. #SaveKampus," ucapnya.

"Apakah ada teroris bersenjata dalam kampus? Kenapa tidak kirim intel? Kenapa tidak ditangkap di luar kampus? Apakah mereka bikin markas teroris di kantor menwa? Kenapa senang menampakkan pasukan bersenjata dan laras panjang masuk kampus? Ini Polri atau kompeni? #SaveKampus," pungkasnya.

Sebelumnya, Densus 88 melakukan penangkapan terkait dugaan jaringan teroris di kampus Universitas Riau. Belum diketahui berapa orang yang diamankan.

"Iya, ada dugaan jaringan terduga teroris di sana (kampus Universitas Riau). Densus lagi melakukan penggeledahan di kampus itu," kata Kapolda Riau Irjen Nandang membenarkan saat dimintai konfirmasi detikcom, Sabtu (2/6/2018).(detik)

Yayasan Aceh Carong Meuadab Buka Puasa Bersama Anak Yatim

Banda Aceh - Yayasan Aceh Carong Meuadab (YACM) menggelar buka puasa bersama para anak yatim dan piatu di Anjong Mon Mata, Kamis 31 Mei 2018. Selain buka puasa bersama, pada kesempatan tersebut juga diberikan santunan kepada para anak yatim dan piatu.

Hadir pada acara tersebut Ketua Dewan Pengawas YACM Aceh Sayuti Abubakar, SH, MA., Penasihat YACM yang juga Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin,S.Pd, M.Pd, Ketua Ikat Alumni Timur Tengah dan juga Wakil Ketua YACM Aceh Syeikh Fadil Rahmi, Lc, Pembina YACM Aceh H. Roeslan Abdul Gani, M.Pd, serta para Pendiri dan pengurus YACM lainnya.

Penasihat YACM yang juga Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin,S.Pd, M.Pd dalam sambutannya mengatakan, YACM didirikan sebagai bagian dari upaya mendukung pendidikan di Aceh.

"Bagaimana untuk memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat Aceh, baik bagi masyarakat udia pendidikan masyarakat yang putus dari sekolah formal, maupun bagi masyarakat yang perlu kita berikan pelatihan dan keterampilan sesuai dengan kebutuhan mereka," ujar Syaridin dalam sambutan singkatnya.

Wagub: Kritik adalah Vitamin

Foto: ist
Banda Aceh - Sebagai pilar keempat demokrasi, media dan insan pers diharapkan mampu menjembatani kritik dan saran serta masukan dari masyarakat kepada pemerintah, karena kritik merupakan suplemen dan vitamin bagi pemerintah dalam menyelenggarakan pembangunan dan memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah, saat menjawab pertanyaan dari awak media, usai berbuka puasa bersama pada acara Silaturrahmi dan buka puasa bersama Wakil Gubernur Aceh dengan pimpinan media dan wartawan, di Meuligoe Wakil Gubernur, Kamis (31/5/2018) sore.

"Jangan pernah berhenti mengkritik. Jika kritiknya berhenti maka vitaminnya kurang. Tanpa kritik tentu tidak ada koreksi, tanpa koreksi maka proses pembangunan akan berjalan timpang," ujar Wagub.

Wagub menambahkan, masa-masa kelam tentang kebebasan pers telah berlalu. Ke depan, harus dipastikan pers punya koridor sendiri, bahwa program kerja pemerintah tidak akan berjalan maksimal tanpa pera pers.

"Saya juga sudah menyampaikan kepada biro terkait untuk merumuskan program yang berkaitan dengan peningkatan kapasitas dan profesionalitas wartawan serta membuat forum-forum yang mengadakan diskursus tentang manajemen perusahaan media.

“Jadi tidak semata-mata terus bergelut dalam dunia pers yang praktis, tetapi pemerintah juga harus terlibat langsung dalam menata manajemen perusahaan pers. itu merupakan obsesi kami, namun hal ini tentu saja butuh waktu. Modul-modul terkait ini tentu saja harus kita gali terlebih dahulu terutama tentu saja harus memuat kearifan lokal,” sambung Nova.
Wagub menambahkan, meski pers bersifat universal, namun kearifan lokal tentu harus diadopsi. Untuk itu, Wagub berjanji akan membicarakan hal ini dengan dengan perguruan tinggi agar memberi perhatian lebih pada bidang pendidikan jurnalisme.

Sebelumnya, dalam sambutan singkatnya, wagub menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam proses reformasi tahun 1998, karena dengan gerakan tersebut turut andil dalam memperjuangkan kebebasan persdi Indonesia.

“Alhamdulillah pasca reformasi di Indonesia, kebebasan pers di sudah semakin baik. Tentu kita harus berterima kasih kepada angkatan 98 yang telah berjuang mereformasi negeri ini. saya terobsesi ada kegiatan yang mempertemukan wartawan dengan anak-anak muda yang pada tahun 1998  lalu berdiri di garda terdepan dalam rangka memperjuangkan reformasi,” sambung Nova.

Dalam proses pembangunan, sambung Wagub, pers mempunyai pengaruh yang kuat di tengah masyarakat, karena sosialisasi formal yang ada di pemerintahan tidak cukup efektif untuk meninformasikan proses pembangunan yang sedang dilakukan pemerintah.

“Pers dan civil society adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari gerak pembangunan. Semoga kebebasan pers dan pers yang beretika dan profesional bisa langgeng dan terus kita pertahankan di Bumi Serambi Mekah ini,”
Aceh Marathon, Perpaduan Olahraga dan Wisata
Sementara itu terkait dengan pelaksanaan Aceh Marathon 2018 yang akan di gelar pada tanggal 29 Juli 2018 mendatang, Wagub berharap kegiatan tersebut memberikan imbas bagi kegiatan perekonomian masyarakat.

“Pemerintah tentu saja berharap Marathon ini setengahnya olahraga dan setengahnya pariwisata. Pemerintah tentu ingin agar Sabang dikunjungi oleh 5 ribu hingga 6 ribu wisatawan. Sehingga konsep kita untuk mengangkat ekonomi kerakyatan dalam setiap kegiatan besar yang kita lakukan dapat terwujud.”

“Perekonomian masyarakat harus benar-benar berdenyut, akomodasi, homestay dan hotel akan penuh. Kita tentu sajan berharap para wisatawan yang datang dapt membelanjakan uang sebanyak-banyaknya, sehingga masyarakat merasakan langsung imbas ekonomi dari kegiatanyang digelar oleh pemerintah,” imbuh Wagub.
Nova menambahkan, hingga saat ini sudah ada 10 negara yang telah mandaftar untuk ambil bagian dalam Aceh International Marathon 2018 yang akan digelar di Kota Sabang.

Tak hanya Full Marathon 42 Kilometer, Aceh Internasional Marathon 2018 juga akan diisi dengan Half Marathon 21 Kilometer, 10 Kilometer dan fun run 5 Kilometer, dengan total hadiah mencapailebih dari Rp 3 miliar.

Pemerintah Aceh Gelar Upacara Hari Kelahiran Pancasila

Ilustrasi
Banda Aceh — Pemerintah Aceh menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, di Halaman Kantor Gubernur Aceh, Jumat (01/06/2018) pagi. Upacara dipimpin oleh Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Upacara hari kelahiran Pancasila tahun 2018 ini merupakan yang kedua kali diadakan setelah keluarnya Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila, yang juga menetapkan hari kelahiran Pancasila 1 juni sebagai hari libur nasional.

Turut hadir dalam upacara tersebut para pimpinan Forkopimda Aceh, para Asisten, Kepala Biro, serta Kepala SKPA dan pegawai di Sekretariat Daerah Aceh.

Presiden Joko Widodo dalam sambutan yang dibacakan Wagub Nova mengatakan, selama 73 Tahun Pancasila sudah menjadi bintang pemandu bangsa Indonesia. Selama itu pula, Pancasila sudah bertahan dan tumbuh di tengah kemunculan ideologi-ideologi lain yang berusaha menggesernya.

"Insya Allah sampai akhir zaman, Pancasila akan terus mengalir di denyut nadi seluruh rakyat Indonesia," ujar Presiden.

Presiden juga mengatakan, Indonesia adalah bangsa yang majemuk yang terdiri atas 714 suku dengan lebih dari 1.100 bahasa Iokal yang hidup di Iebih dari 17.000 pulau. Karena itu semua pihak harus terus menerus bersatu memperkokoh semangat Bhinneka Tunggal Ika.

"Kita harus bersatu dalam upaya kita untuk menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang besar dan bangsa pemimpin."

Selain itu, peringatan Hari Lahir Pancasila juga diminta untuk dimanfaatkan sebagai momen pengingat, momen pemacu dan momen aktualisasi nilai-nilai Pancasila.

Presiden juga mengajak para ulama dan tokoh agama, para guru dan ustadz, para politisi dan jajaran aparat pemerintahan, para anggota TNI dan Polri, para pekerja dan pelaku ekonomi, serta seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama mengamalkan Pancasila dalam keseharian kita.

Wagub Ajak Masyarakat Manfaatkan Ramadhan dengan Perbanyak Ibadah

Sigli - Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan bulan suci ramadhan dengan meningkatkan amal ibadah demi mendekatkan diri kepada Allah.

Hal itu disampaikan Wagub dalam ceramah singkatnya sesaat sebelum melaksanakan shalat tarawih bersama di Masjid Al Falah, Sigli, Rabu 30 Mei 2018.

"Sebagaimana sudah sering kita mendegarkan tausiyah dari para ulama, kita saat ini telah berada berada pada fase kedua, yaitu fase maghfirah, atau diberikannya ampunan Allah kepada mereka yang ikhlas beribadah di bulan ramadhan," ujar Wagub.

Wagub menjelaskan, fase pertama, yaitu rahmah, sudah dilalui, dan saat ini segera menuju fase terakhir, yaitu: Itqum minan nar atau penjauhan dari api neraka.

"Di titik ini, tentu sangatlah layak bagi kita untuk sejenak bermuhasabah, bagaimana ibadah ramadhan kita selama 14 hari terakhir ini. Hal ini sangat penting kita lakukan, karena jika kita merenungkan kembali apa terjadi di bulanRamadhan, Allah begitu sayang dengan hamba-Nya yang giat mengerjakan amaliyah ramadhan," kata Wagub.

Wagub juga mengutip dua hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim yang menjelaskan keampunan bagi muslim yang beribadah di bulan ramadhan.

Selain itu, Wagub juga mengajak masyarakat untuk mengoptimalkan sisa waktu di bulan ramadhan yang tinggal sekitar 15 hari lagi dengan meningkatkan amal ibadah.

"Termasuk juga di 10 hari terakhir bulan ramadhan, dimana para ulama telah sepakat bahwa hendaknya kita bisa mencari dan meraih malam lailatul Qadar di 10 hari terakhir bulan ramadhan," kata Wagub.

Wagub juga mengajak masyarakat untuk menerapkan kebiasaan positif ramadhan pada bulan-bulan lain setelahnya.

"Bagi mereka yang memiliki profesi sebagai aparatur pemerintahan, etos kerja dan semangat ramadhan hendaknya bisa terus tercermin pada bulan-bulan berikutnya setelah ramadhan, hal yang sama juga berlaku pada profesi-profesi lainnya, apakah itu guru, pengusaha, dan sebagainya," ujar Wagub.

Pada bulan ini, lanjut Wagub, umat muslim juga sangat dianjurkan untuk mengulurkan tangan kepada kepada
golongan yang mengalami krisis ekonomi, seperti fakir miskin, yatim piatu, ibnu sabil dan orang-orang yang mengalami kesusahan.

Wagub: Pembinaan dan Dukungan Kepada KUMKM Harus Ditingkatkan



Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengatakan, ketatnya persaingan telah membuat sejumlah Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (KUMKM) gagal dalam pengelolaan atau manajemen usaha sehingga menurunya produktivitas dan membuat KUMKM rugi atau bahkan bangkrut. Untuk mencegahnya, langkah pembinaan dan dukungan bagi KUMKM harus terus ditingkatkan.

“Langkah ini perlu menjadi perhatian kita, sebab usaha Koperasi dan UKM ini memiliki pengaruh sangat besar dalam menentukan denyut nadi ekonomi bangsa kita,” kata Nova saat membuka Sosialisasi dan Bimtek Program Inklusif Lembaga Pengelola Dana Bergulir- Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, Menengah   (LPDB- KUMKM) di Hotel Grand Nanggroe, Rabu (30/05/2018).

Secara total kata Nova, sektor Koperasi dan UKM berkontribusi 55,56 persen untuk PDRB nasional. Khusus untuk Aceh, sektor ini menjadi pemegang kendali ekonomi rakyat dengan daya serap tenaga kerja mencapai 85 persen. Di Aceh terdapat sekitar 3.600 Koperasi aktif dan lebih dari 90 ribu unit UMKM.

“Jadi bisa dibayangkan betapa besarnya pengaruh KUMKM bagi kesejahteraan masyarakat di Aceh,  wajar jika perhatian kita untuk pengembangan sektor KUMKM ini perlu ditingkatkan demi suksesnya pembangunan Aceh,” ujar Nova.

Nova menjelaskan, salah satu kendala yang kerap dialami oleh sektor KUMKM di Aceh adalah masalah permodalan atau akses pembiayaan, karena tidak banyak lembaga keuangan tertarik melirik sektor tersebut.
Di tengah kesulitan permodalan itu lanjut Nova, kehadiran Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) yang dibentuk Pemerintah pada tahun 2006 sebenarnya sangat diharapkan dapat membantu pengembangan usaha KUMKM di Aceh.

Di bawah kepemimpinan manajemen yang baru kata Nova, LPDB berupaya menjadikan LPDB lebih inklusif dengan memperkuat kemitraan dengan dinas-dinas terkait, sehingga penyaluran dana bergulir tersebut dapat disalurkan ke daerah.
“Pemerintah Aceh tentu saja menyambut dengan antusias kehadiran LPDB yang inklusif ini. Dinas Koperasi dan UKM yang ada seluruh Aceh pasti siap bekerjasama dengan LPDB-KUMKM dalam menjalankan program tersebut,” ujar Nova seraya berharap kehadiran program LPDB ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan rakyat Aceh.

Nova menyampaikan, untuk menjalankan program LPDB-KUMKM di Aceh , terdapat beberapa mekanisme dan aturan main yang harus dipahami. Kegiatan Sosialisasi sekaligus bimbingan teknis dilakukan untuk memahami program Inklusif LPDB-KUMKM tersebut agar siap dijalankan di Aceh.

Sementara itu, Direktur Utama LPDB-KUMKM, Braman Setyo mengatakan, manfaat dari pengalokasian dana bergulir LPDB-KUMKM yaitu, berkembangnya koperasi dan UMKM sehingga memberukan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat, pengurangan pengangguran dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Sejak tahun 2008 sampai 2017, LPDB kata Braman telah menyalurkan dana  sebanyak 21,6 milyar di Aceh.

Pada tahun 2017 lalu, LPDB telah mengalokasikan anggaran dana bergulir sebesar 40,35 milyar untuk KUMKM di Aceh, namun realiasinya belum ada.
“Kami berharap kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis yang kita lakukan menjadi perhatian khusus bagi dinas yang membidangi koperasi dan ukm di Aceh untuk meningkatkan peran dalam merekomendasikan KUKM potensial diwilayah binaannya,” kata Braman.

Wagub Buka Puasa Bersama Anak Yatim di Pidie

Sigli - Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah berbuka puasa bersama di hari ke-14 Ramadhan1439 Hijriah dengan para anak yatim serta seluruh unsur Pemerintah Kabupaten Pidie di Pendopo Bupati Pidie, Rabu 30 Mei 2018.

Pada kesempatan tersebut Wagub Nova juga menyerahkan santunan kepada para anak yatim, serta meminta semua pihak memperdulikan kehidupan mereka sebagai generasi penerus bangsa.

Kegiatan ini merupakan rangkaian kunjungan safari ramadhan Wagub ke sejumlah Kabupaten/Kota di Aceh.

Safari ramadhan ini dilakukan demi membangun komunikasi yang kuat antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota.

"Karena tanpa komunikasi yang baik, banyak hal akan macet," ujar Wagub

Tidak Sesuai Aturan,Rektor Kekeh Tak Keluarkan Izin Penugasan Nizarli

Tidak Sesuai Aturan,Rektor Kekeh Tak Keluarkan Izin Penugasan Nizarli

Tidak Sesuai Aturan, Rektor Kekeh Tak Keluarkan Izin Penugasan Nizarli
Rektor Unsyiah Samsul Rizal. Foto: Ist
BANDA ACEH - Polemik pengangkatan Nizarli sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Aceh masih belum selesai. Bahkan Nizarli hingga kini belum mengantongi surat tugas penugasan dari Rektor Unsyiah Samsul Rizal.
Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti RI) tiba-tiba mengirimkan surat kepada Rektor Unsyiah. AJNN mendapatkan salinan surat tersebut dari salah seorang sumber.
Surat tersebut bernomor 19698/A2.3/KP/2018, tertanggal 22 Mei 2018 itu dengan hal penugasan pada Pemerintah Aceh Ir H Nizarli M. Eng, yang diteken Sekretaris Jenderal Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Ari Hendrarto Saleh.
Ternyata surat tersebut merupakan jawaban atas surat yang dikirimkan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf kepada Kemenristekdikti RI, agar mengeluarkan surat izin penugasan kepada Nizarli.
Dalam surat tersebut menjelaskan berkenaan dengan surat Gubernur Aceh nomor Peg. 800/23/2018 tanggal 18 Mei 2018 dengan hal permintaan PNS untuk ditugaskan pada Pemerintah Aceh atas nama Ir. H. Nizarli, M. Eng. Bersama ini mohon terlebih dahulu izin saudara sebagai dasar penerbitan Keputusan Penugasan ke Pemerintah Aceh.
Perlu kami informasikan bahwa surat pernyataan rektor nomro 2841/UNII/KP/2018 tanggal 18 April 2018 tidak secara jelas mengizinkan yang bersangkutan ditugaskan pada Pemerintah Aceh, dan menyerahkan sepenuhnya kepada Kemenristekdikti RI. Namun sesuai mekanisme berlaku adalah rektor memberi izin penugasan pada Pemerintah Aceh sebagai dasar Kemenristekdikti RI untuk menerbitkan keputusan penugasan pada Pemerintah Aceh.
Sehubungan dengan hal tersebut di atas, kami mohon surat izin penugasan kepada Pemerintah Aceh dalam kami terima dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Surat dari Kemenristekdikti RI untuk Rektor Unsyiah. Foto: Dok AJNN

Sementara itu, Rektor Unsyiah Samsul Rizal ketika dikonfimasi AJNN membenarkan surat tersebut.
“Benar, kami ada menerima surat dari Kemenristekdikti RI tentang Nizarli,” kata Samsul Rizal, Rabu (30/5).
Ketika ditanya lebih lanjut apakah akan mengeluarkan surat izin penugasan Nizarli, putra asli Aceh Timur itu menjelaskan selama tidak sesuai dengan undang-undang dan PP Aparatur Sipil Negara (ASN), ia tetap bersikukuh tidak mengeluarkan surat izin tersebut.
“Selama tidak sesuai dengan aturan dan ketentuan perundang-undangan, saya tidak akan keluarkan surat izin itu," tegas rektor. (ajnn)
Menhub ingatkan masyarakat jangan bercanda tentang bom

Menhub ingatkan masyarakat jangan bercanda tentang bom


Menhub ingatkan masyarakat jangan bercanda tentang bom
Ilustrasi
Madiun -  Menteri  Perhubungan Budi Karya Sumadi mengingatkan kepada semua masyarakat agar jangan bercanda tentang bom, terlebih di dalam pesawat terbang ataupun bandar udara.

"Saya peringatkan kepada yang lain, jangan coba-coba melakukan itu (candaan bom). Kita bersama-sama dengan Polri akan melakukan penindakan terhadap yang melakukan candaan bom," ujar Budi Karya di sela kunjungannya di PT Industri Kereta Api Indonesia (Persero) Kota Madiun, Jawa Timur, Selasa sore.

Ia mengaku prihatin karena masih banyak warga yang melakukan candaan soal bom. Dalam sepekan ini sudah ada beberapa kasus yang melakukan hal itu dengan alasaan iseng.

Selain melanggar aturan, tindakan tersebut juga berdampak pada kepanikan dan bahkan ketakutan pada penumpang ataupun orang lain.

Atas kasus candaan bom yang sebelumnya terjadi, pihaknya menegaskan bahwa jajarannya bersama Polri akan menindak tegas pelaku sesuai aturan dan hukum yang berlaku.

Menurutnya, kasus tersebut akan terus berjalan hingga ke persidangan. Bahkan pihaknya akan mengawal kasus tersebut hingga pelaku diadili di persidangan.

Untuk itu, Budi menegaskan agar penumpang pesawat terbang jangan bercanda tentang bom. Sebab, candaan ataupun ancaman soal bom di dalam pesawat dinilai melanggar Undang-Undang tentang Penerbangan dan dapat dijerat dengan pidana.

Seperti diketahui, sebelumnya, FN seorang penumpang pesawat Lion Air JT 687 relasi Pontianak- Jakarta bergurau membawa bom. Akibat candaan tersebut pesawat ditunda penerbangannya dan membuat panik para penumpang lainnya.(antara)
Back To Top